26.2 C
Semarang
Rabu, 21 Januari 2026

Kondisi Ekonomi Pengaruhi Jumlah Penumpang Bus

JATENGPOS.CO.ID, KUDUS -Jumlah penumpang bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) saat sekarang mengalami penurunan. Kondisi tersebut dirasakan jelang hingga pasca gelaran Pemilihan Umum (Pemilu) 2024. Hal itu diungkapkan Bagian Operasional Lapangan, Perusahaan Otobus (PO) Haryanto, Kustiyanto, Selasa (19/8).

‘’Menjelang Pemilu tahun kemarin sampai sekarang, jumlah penumpang mengalami penurunan yang cukup signifikan. Utama penumpang bus regular,’’ ungkapnya.

Menurutnya, berdasarkan data dari Organisasi Angkutan Darat (ORGANDA) yang diterima, penurunan jumlah penumpang bus itu terjadi pada semua perusahaan transportasi. Sedang pada PO Haryanto, penurunan penumpang mencapai 30 persen.

‘’Sebelum Pemilu 2024, jumlah penumpang mencapai 100 ribu orang per bulan. Tetapi pasca Pemilu hingga saat ini, rata-rata 60 ribu orang per bulan,’’ ungkapya.

Baca juga:  Bayar Tagihan XL PRIORITAS Pakai Autopay Kartu Kredit BCA JCB Black

Saat sekarang, lanjut Kustiyanto, PO Haryanto memiliki sekitar 200-an unit bus, setelah adanya penambahan 20 unit bus pada 2024 lalu. Ratusan bus tersebut dibagi dalam beberapa divisi, meliputi Madura, Pekalongan, Purwodadi, Solo, dan Kudus. Kemudian divisi pariwisata dan patas.

‘’Pendapatan pada divisi pariwisata juga turun, tetapi tidak signifikan,’’ imbuhnya.

Ditengah isu ekonomi global ini, kata Dia, PO Haryanto menempatkan diri pada posisi bertahan. Maksudnya, tidak ada penambahan rute perjalanan, pun penambahan unit bus. Sedang rute perjalanannya, diantaranya Kudus-Jakarta, Jakarta-Kudus, Jakarta-Pati, Jakarta-Solo, Jakarta-Boyolali, Jakarta-Pekalongan, Jakarta-Pemalang.

‘’Selain itu Bangkalan-Jakarta, Malang-Jakarta, Surabaya-Jakarta, Jakarta-Bogor, Jakarta-Bekasi, Jakarta-Cirebon, dan lainnya,’’ paparnya.

Diketahui, pemilik PO Haryanto, yakni H Haryanto mulai mendirikan perusahaan transportasi itu sekitar 1990-an silam. Diawali angkutan kota. Setelah sukses, mulai merambah transportasi bus terhitung sejak 2004. Selama 20 tahun terakhir, sudah memiliki ratusan bus yang terparkir di beberapa garasi. (han/rit)


TERKINI

Rekomendasi

...