26 C
Semarang
Kamis, 22 Januari 2026

Bank Muamalat Luncurkan SRIA Sosial Pertama di Indonesia

*Dukung RS Roemani Tingkatkan Layanan Kesehatan

JATENGPOS.CO.ID, SEMARANG- Bank Muamalat meluncurkan Syariah Restricted Investment Account (SRIA) Sosial pertama di Indonesia, Kamis (18/9/2025) di Hotel Gumaya Semarang. Produk ini dihadirkan bersama Baitulmaal Muamalat dan RS Roemani Semarang.

Hadir dalam kesempatan itu, Direktur Utama Bank Muamalat, Imam Teguh Saptono; Komisaris Utama Bank Muamalat, Sapto Amal Damandari; Anggota Badan Pelaksana BPKH, Sulistyowati; dan Direktur Utama RS Roemani Semarang, dokter Sri Mulyani.

Direktur Utama Bank Muamalat, Imam Teguh Saptono menyebutkan, SRIA Bank Muamalat dibedakan pada SRIA komersial dan SRIA sosial, yang seluruhnya dirancang untuk menjawab kebutuhan proyek sosial yang membutuhkan pendanaan terarah. Dalam pilot project, SRIA sosial yang pertama ini akan menyalurkan dana Rp2 miliar untuk pembaruan alat kesehatan di RS Roemani.

Baca juga:  Pertama Kali di Indonesia, Jambore Safety Riding Bagi SMK Binaan Honda se-Jateng

“RS Roemani ada kebutuhan untuk update alat kesehatan senilai Rp2 miliar. Nanti skema akan melalui SRIA sosial, dimana penyaluran Rp1 miliar berasal dari dana sosial dan Rp1 miliar dari dana komersial,” katanya.

Menurutnya, melalui SRIA Sosial, Bank Muamalat menargetkan penyaluran dana sosial strategis senilai Rp25 miliar dalam setahun pertama, dengan fokus pada sektor kesehatan, pendidikan, dan pemberdayaan ekonomi. Produk ini bukan sekadar instrumen keuangan, tetapi juga sarana untuk memperluas kebermanfaatan sosial.

“Peluncuran SRIA Sosial ini memperkuat peran Bank Muamalat sebagai pionir perbankan syariah. SRIA Sosial adalah terobosan yang menegaskan Bank Muamalat hadir tidak hanya sebagai lembaga finansial, tapi juga sebagai penggerak pembangunan umat,” ungkapnya.

Secara teknis, lanjutnya, SRIA secara umum memungkinkan investor atau lembaga menempatkan dana dengan tujuan khusus. Dana tersebut hanya boleh digunakan pada proyek yang sudah ditentukan, sehingga aliran investasi lebih terarah dan transparan.

Baca juga:  Produk Kulit UMKM Binaan SIG Jadi Primadona

“Skema pengelolaan SRIA dilakukan dengan akad syariah yang disepakati, lalu Bank Muamalat menyalurkan dana ke proyek mitra, seperti rumah sakit, sekolah, atau program sosial. Mitra kemudian melaporkan penggunaan dana secara berkala agar investor mengetahui dampak sosial yang dihasilkan,” ujarnya.

Direktur Utama RS Roemani Semarang, dr. Sri Mulyani, menyampaikan apresiasi atas kolaborasi yang dijalankan. Menurutnya, dukungan Bank Muamalat akan berpengaruh besar terhadap peningkatan layanan kesehatan masyarakat.

“Kami sangat mengapresiasi Bank Muamalat yang telah menghadirkan inovasi pembiayaan sosial ini. Dukungan ini akan meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat,” tandasnya.(aln)


TERKINI

Rekomendasi

...