JATENGPOS.CO.ID, SEMARANG- Pagi yang cerah di Jalan Jenderal Sudirman, Semarang, menjadi saksi awal sebuah perjalanan berbeda. Di halaman showroom BYD Arista Semarang, empat unit BYD Atto 1 terparkir rapi, siap membawa belasan awak media dan influencer menjajal performa mobil listrik mungil yang sedang ramai dibicarakan. Harga yang terjangkau—mulai Rp209 juta—membuatnya jadi sorotan, tapi hari itu, peserta test drive ingin tahu lebih jauh: apakah Atto 1 benar-benar bisa diandalkan di berbagai medan?
Perjalanan dimulai dengan mengelilingi jantung Kota Semarang. Jalan perkotaan yang padat menjadi arena uji kelincahan. Dengan motor listrik 75 PS dan torsi 135 Nm, Atto 1 melaju halus, lincah menyalip, dan nyaris tanpa suara. Sensasi ini berbeda, terutama bagi mereka yang terbiasa dengan deru mesin konvensional. Kabin yang senyap memberi nuansa baru: berkendara terasa lebih tenang, tanpa gangguan bising.
Setelah sesi perkotaan, rombongan diarahkan masuk ke Tol Semarang–Solo. Di sinilah Atto 1 menunjukkan kemampuannya menjaga stabilitas di kecepatan tinggi. Dalam perjalanan, peserta merasakan bagaimana city car ini tetap mantap meski melaju lebih dari 100 km/jam. Deru angin menjadi satu-satunya suara yang terdengar, sementara suspensi terasa cukup lembut menghadapi kontur jalan tol yang tidak selalu rata.
Dari jalur tol, rombongan keluar di Boyolali. Perjalanan berlanjut menuju Cepogo, kawasan yang terkenal dengan medan menanjak tajam, berliku, bahkan ekstrem. Jalan sempit dengan tikungan menantang menjadi ujian nyata bagi Atto 1. Namun mobil listrik ini kembali membuktikan diri: torsi instan khas EV membuat tanjakan dilibas mulus tanpa kehilangan tenaga. Tarikan responsif membuat mobil tetap stabil meski harus bermanuver di jalur menanjak dengan sudut tajam.
Bagi banyak peserta, bagian ini justru menjadi highlight dari perjalanan. City car mungil berharga Rp200 jutaan ternyata sanggup menunjukkan ketangguhan layaknya mobil yang dirancang untuk medan berat.
Di sela perjalanan, kabin Atto 1 menghadirkan hiburan unik. Sistem infotainment dilengkapi layar besar dengan dukungan Apple CarPlay dan Android Auto, serta fitur karaoke lengkap dengan mikrofon nirkabel. Beberapa peserta bergantian bernyanyi, mengubah perjalanan panjang menjadi pengalaman penuh canda tawa. Hal yang jarang dijumpai di mobil lain.
Bagi Fahmi dari Suara Merdeka, pengalaman ini terasa seperti membuka wawasan baru.
“Kalau BYD Atto 1 ini jujur bikin saya kaget. Awalnya saya kira hanya cocok untuk dalam kota, tapi ternyata bisa dibawa nyaman di tol, bahkan menanjak di Cepogo Boyolali yang ekstrem tetap enteng. Fitur-fiturnya juga fun banget, bikin perjalanan jadi nggak membosankan,” ungkapnya.
Soal keamanan, Atto 1 dibekali perlindungan maksimal di kelasnya. Mobil ini memiliki airbag ganda untuk pengemudi dan penumpang depan, sistem pengereman modern dengan ABS (Anti-lock Braking System), EBD (Electronic Brakeforce Distribution), serta Brake Assist untuk pengereman darurat. Ada pula Electronic Stability Control (ESC) untuk menjaga kestabilan di tikungan, dan Hill Start Assist (HSA) yang mencegah mobil mundur saat berhenti di tanjakan. Semua fitur ini biasanya hanya ditemui di mobil dengan kelas harga lebih tinggi.
Tak berhenti di situ, BYD juga menyematkan Blade Battery, teknologi baterai khas mereka yang dikenal sangat aman dari risiko panas berlebih maupun kebakaran. Bahkan, baterai ini telah lolos uji tusuk paku yang ekstrem—suatu standar keamanan yang jarang dilakukan pabrikan lain.
Keunggulan lain adalah fitur Vehicle-to-Load (V2L) hingga 2,2 kW, yang memungkinkan mobil berfungsi sebagai “powerbank raksasa” untuk mengisi daya perangkat eksternal, mulai dari laptop, lampu darurat, hingga peralatan outdoor. Inovasi ini membuat Atto 1 lebih dari sekadar alat transportasi, tapi juga penunjang gaya hidup modern.
Kenyamanan penumpang juga diperhatikan. Jok ergonomis dengan bahan berkualitas terasa pas menopang tubuh, sementara kabin dirancang lega dengan bagasi utama 230 liter yang bisa diperluas hingga 930 liter. Pendingin udara bekerja efektif menjaga suhu kabin, bahkan saat mobil digunakan berjam-jam dalam perjalanan test drive.
Harga yang ditawarkan di Semarang semakin menambah daya tarik. Varian Dynamic dibanderol Rp209 juta OTR, sementara Premium Rp249 juta. Keduanya punya jarak tempuh yang mumpuni: 300 km untuk Dynamic dan 380 km untuk Premium sekali isi penuh. Cukup untuk perjalanan harian, bahkan untuk lintas kota tanpa khawatir kehabisan daya.
“BYD Atto 1 kami hadirkan dengan tujuan memberi solusi mobilitas listrik yang terjangkau dan sesuai kebutuhan masyarakat urban. Kami percaya mobil ini dapat menjadi pintu masuk bagi konsumen Indonesia untuk mulai beralih ke kendaraan ramah lingkungan,” jelas Bobby Bharata, Product Director BYD Indonesia.
Sehari penuh menjelajah Semarang–Boyolali–Cepogo–Salatiga–kembali ke Semarang memberi kesan mendalam. BYD Atto 1 bukan hanya city car listrik dengan harga terjangkau, melainkan kendaraan yang siap menaklukkan jalan tol, jalur menanjak ekstrem, sekaligus memberi hiburan segar lewat fitur karaoke. Dipadu dengan teknologi Blade Battery yang aman, fitur V2L yang cerdas, dan sistem keselamatan berlapis, Atto 1 menjadi simbol mobil listrik generasi baru: ringkas, menyenangkan, dan siap menjawab tantangan mobilitas masa depan.(aln)

