JATENGPOS.CO.ID, SEMARANG- Industri Kecil Menengah (IKM) Kota Semarang didorong untuk naik kelas dan semakin kompetitif di pasar global. Melalui ajang Semarang Sentra IKM Expo 2025, para pelaku IKM diberi ruang untuk memperluas jaringan dan memperkenalkan produknya kepada pasar yang lebih luas.
Kepala Dinas Perindustrian Kota Semarang, Tri Supriyanto mengatakan, sudah saatnya IKM Semarang bertransformasi menjadi pelaku usaha yang tangguh dan berdaya saing tinggi. Ia menilai, tantangan utama selama ini bukan hanya permodalan, tetapi juga promosi dan pemasaran.
“Expo ini diharapkan bisa menjadi ajang efektif bagi para pelaku IKM untuk mempromosikan produknya kepada konsumen yang lebih luas. Lokasinya di mall karena kami ingin menyasar kalangan ekonomi menengah ke atas,” tutur Tri, saat membuka acara di Queen City Mall Semarang, Selasa (7/10/2025) malam.
Pameran yang berlangsung meriah ini menghadirkan berbagai sentra IKM unggulan Semarang, mulai dari batik, handycraft, bandeng, hingga konveksi. Setiap stan menampilkan ciri khas produk lokal dengan kemasan modern agar mampu bersaing di pasar premium.
Ketua Komisi B DPRD Kota Semarang, Joko Widodo, menilai expo seperti ini menjadi solusi konkret bagi IKM yang selama ini kesulitan menembus pasar. Melalui kegiatan ini, pelaku usaha dapat bertemu langsung dengan calon pembeli, memperluas jaringan, dan meningkatkan kapasitas bisnisnya.
“Pameran ini difasilitasi gratis oleh pemerintah pusat, dan menjadi peluang besar bagi IKM untuk naik kelas. Harapannya tahun depan bisa lebih ramai dan diikuti lebih banyak peserta,” ujarnya.
Ajang tahunan ini juga menjadi wujud komitmen Pemerintah Kota Semarang dalam memperkuat ekosistem IKM agar tidak hanya bertahan di pasar lokal, tetapi juga siap menembus pasar nasional dan internasional.(aln)



