25 C
Semarang
Sabtu, 28 Februari 2026

PLN Mantapkan Komitmen Energi Hijau, 76 Persen Pembangkit Baru Berbasis EBT

JATENGPOS.CO.ID,  SEMARANG — Dalam peringatan Hari Listrik Nasional ke-80, PLN UID Jawa Tengah dan DIY menegaskan langkah nyata menuju energi bersih. Transisi menuju pembangkit hijau kini menjadi arah utama pengembangan kelistrikan di wilayah ini.

General Manager PLN UID Jateng dan DIY, Bramantyo Anggun Pambudi mengatakan, dalam RUPTL 2025–2034, PLN menargetkan tambahan 69,5 gigawatt (GW) kapasitas pembangkit baru secara nasional. Sebanyak 76 persen dari total kapasitas itu akan berasal dari energi baru terbarukan (EBT).

“RUPTL kita sangat jelas: 76 persen pembangkit baru berbasis energi hijau. Ini sejalan dengan transformasi PLN menuju masa depan yang lebih bersih,” katanya, disela Peringatan Hari Listrik Nasional ke-80, di Kantor PLN UID Jateng dan DIY, Senin (27/10/2025).

Baca juga:  Berkualitas Tapi Ramah di Kantong, Ini Rekomendasi 4 Laptop Gaming Murah Terbaik

Di Jawa Tengah sendiri, lanjutnya, kapasitas pembangkit listrik yang ada mencapai sekitar 405 megawatt (MW). Dari total itu, sekitar 50 persen merupakan kontribusi dari independent power producer (IPP) atau pihak swasta yang membangun pembangkit EBT.

“Sudah banyak investor yang masuk membangun pembangkit hijau di Jawa Tengah. Sekitar separuh dari total 405 MW berasal dari mitra swasta,” jelasnya.

Menurutnya, langkah ini menjadi bukti bahwa sektor ketenagalistrikan di Jawa Tengah dan DIY semakin terbuka terhadap investasi hijau. PLN mendorong kolaborasi antara industri, pemerintah daerah, dan swasta untuk mempercepat dekarbonisasi.

“Kami membuka peluang kerja sama seluas-luasnya bagi investor hijau. PLN siap mendukung dengan jaringan dan infrastruktur yang kuat,” ungkapnya.

Ditambahkan, selain pembangkit EBT skala besar, PLN UID juga mendorong pengembangan PLTS atap bagi pelanggan rumah tangga dan industri. Program ini diharapkan memperluas kontribusi energi bersih dari sisi konsumsi pelanggan.

Baca juga:  BPJS Kesehatan Cabang Semarang Lakukan Rekredensialing Faskes

“Kami terus dorong pelanggan untuk ikut berperan lewat PLTS atap dan sertifikat energi hijau. Ini bagian dari tanggung jawab bersama menjaga bumi,” ujarnya.

Kesiapan sistem kelistrikan yang berdaya besar di Jateng dan DIY menjadi fondasi bagi penetrasi energi hijau. Dengan beban puncak 5.600 MW dan kapasitas 9.000 MW, ruang transisi ke energi terbarukan masih sangat terbuka.

Hari Listrik Nasional ke-80 menjadi momentum PLN untuk memperkuat transformasi menuju masa depan rendah emisi. PLN UID Jateng dan DIY menegaskan komitmen: energi yang cukup, bersih, dan berkelanjutan untuk generasi mendatang.(aln)



TERKINI

Rekomendasi

...