25 C
Semarang
Sabtu, 3 Januari 2026

PLN Tegaskan Transformasi SDM Jadi Fondasi Transisi Energi Berkelanjutan di ASEAN

JATENGPOS.CO.ID,  YOGYAKARTA – PT PLN (Persero) menegaskan bahwa transformasi sumber daya manusia (SDM) merupakan kunci utama dalam mewujudkan masa depan energi yang bersih dan berkelanjutan di kawasan Asia Tenggara. Hal ini disampaikan dalam forum The 13th Meeting of Heads of ASEAN Power Utilities/Authorities (HAPUA) Working Group 5 yang digelar di Yogyakarta, Senin (3/11/2025).

Kegiatan tersebut mengusung tema “Human Capital Mindshift: Aligned People, Strategy, and Growth” dan menjadi ajang penting untuk memperkuat kolaborasi antarperusahaan utilitas listrik di ASEAN dalam menghadapi tantangan transisi energi.

“Transisi energi tidak hanya soal teknologi, tetapi juga bagaimana kita mengubah pola pikir dan memperkuat kapasitas manusia di baliknya,” ujar Hjh Izwaliani Hj Zulkarnain, Co-Chairman HAPUA Working Group 5.

Baca juga:  Terdampak Pandemi Covid-19, 70 Juta Peserta BPJS Kesehatan di-PHK

Menurutnya, keberhasilan transformasi energi di kawasan akan sangat ditentukan oleh kemampuan SDM dalam beradaptasi terhadap era digitalisasi dan kecerdasan buatan. Tahun ini, lanjutnya, HAPUA mendorong perubahan paradigma dari sekadar transformasi AI menjadi transformasi manusia.

Ia menegaskan, teknologi seharusnya tidak menggantikan manusia, tetapi menjadi alat untuk mengembangkan potensi SDM yang lebih adaptif, kreatif, dan bijak dalam mengambil keputusan.

“Teknologi membuat kita bergerak cepat, namun pengalaman dan semangat manusia yang memberi arah. Itulah kekuatan transformasi sejati,” tambahnya.

Direktur Legal dan Manajemen Human Capital PLN, Yusuf Didi Setiarto mengatakan, dinamika sektor energi global menuntut SDM yang tangguh dan inovatif. Karena itu, PLN menjadikan transformasi SDM sebagai pilar utama dalam strategi transformasi perusahaan.

Baca juga:  XLSMART Borong Tiga Penghargaan Bergengsi 2025

“Kami memastikan setiap insan PLN menjadi penggerak inovasi dan keberlanjutan. Transformasi ini bukan hanya soal teknologi, tetapi juga tentang manusia yang menyalakan perubahan,” ujarnya.

Yusuf menjelaskan, PLN telah menyiapkan arsitektur pengembangan SDM yang sejalan dengan strategi bisnis perusahaan. Program tersebut berfokus pada tiga pilar utama, yaitu adopsi standar internasional dalam manajemen SDM, program pengembangan yang progresif, serta harmonisasi hubungan industrial yang berkelanjutan.

Langkah PLN ini juga menjadi bagian dari semangat kolaboratif forum HAPUA, yang memungkinkan pertukaran pengetahuan dan praktik terbaik di bidang ketenagalistrikan antarnegara ASEAN.

“Melalui kolaborasi ini, kita membentuk tenaga kerja yang adaptif dan berdaya saing global untuk memimpin transisi energi menuju masa depan yang berkelanjutan,” tutup Yusuf Didi.(aln)


TERKINI

Rekomendasi

...