28 C
Semarang
Rabu, 28 Januari 2026

SIG Raih Empat Penghargaan di ASRRAT 2025

*Bukti Konsistensi Praktik Bisnis Berkelanjutan

JATENGPOS.CO.ID,  JAKARTA- Komitmen PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) dalam menjalankan bisnis berkelanjutan kembali mendapat pengakuan pada ajang Asia Sustainability Reporting Rating (ASRRAT) 2025. Perusahaan meraih dua peringkat Gold, satu Silver, dan satu Commendation Award melalui SIG Group dan anak usahanya.

Penghargaan tersebut diserahkan dalam seremoni ASRRAT 2025 yang digelar di The Westin Resort Nusa Dua, Bali, Jumat (28/11). Capaian ini sekaligus melampaui perolehan tahun sebelumnya dan menegaskan konsistensi SIG dalam penerapan tata kelola keberlanjutan.

ASRRAT merupakan ajang pemeringkatan sustainability report yang menilai kualitas laporan serta komitmen perusahaan terhadap prinsip keberlanjutan. Tahun ini, sebanyak 82 perusahaan dan organisasi dari Indonesia maupun mancanegara ikut berpartisipasi.

Direktur Operasi SIG, Reni Wulandari mengatakan, laporan keberlanjutan yang transparan dan akuntabel menjadi bagian penting dari tata kelola perusahaan. Dokumen tersebut menjadi panduan bagi pemangku kepentingan untuk memahami arah strategi hingga capaian kinerja keberlanjutan SIG.

Baca juga:  Simak Upaya Agus Tahan Abrasi di Pantai Randusanga dengan Mangrove

“Capaian ASRRAT 2025 membuktikan keseriusan SIG dalam penerapan prinsip keberlanjutan dan keterbukaan informasi,” ujar Reni Wulandari.

Ia menambahkan, komitmen keberlanjutan SIG berfokus pada tiga aspek utama yaitu prosperity, people, dan planet. Prinsip tersebut diintegrasikan dalam operasional perusahaan yang berpihak pada perlindungan lingkungan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Di Pabrik Tuban, Jawa Timur, SIG menerapkan metode zero run off untuk menjaga keseimbangan air bawah tanah. Pada area reklamasi batu gamping, perusahaan menggunakan sistem alur agar penanaman pohon lebih efisien dan ramah lingkungan.

SIG juga mengembangkan Ecopark Kambang Semi sebagai pusat pemberdayaan masyarakat pascatambang. Aktivitas di dalamnya meliputi perkebunan pisang cavendish, kayu putih, peternakan, keramba ikan nila, hingga Bale Kriya untuk produk kriya berbahan material ramah lingkungan.

Baca juga:  Berbagi Kebahagiaan, Ajak Anak Yatim Berburu Baju Lebaran

Selain itu, sejak 2022 SIG mendorong pemanfaatan tanaman dan limbah tongkol jagung sebagai sumber ekonomi lokal sekaligus bahan bakar alternatif. Upaya ini sejalan dengan target penurunan emisi CO₂ dalam Peta Jalan Keberlanjutan SIG 2030.

Pemanfaatan biomassa, RDF, limbah industri, dan energi surya menjadi bagian dari strategi dekarbonisasi perusahaan. Langkah tersebut bertujuan menciptakan produk semen hijau rendah karbon dan meningkatkan efisiensi energi secara berkelanjutan.

“Di tengah isu perubahan iklim dan dinamika ekonomi, praktik bisnis berkelanjutan menjadi kekuatan bagi SIG untuk tidak hanya bertahan, tetapi juga menciptakan peluang pertumbuhan,” kata Reni Wulandari.(aln)



TERKINI

Rekomendasi

...