JATENGPOS.CO.ID, JAKARTA – Telkom Solution mempertegas langkah strategisnya dalam menyediakan layanan digital berbasis kecerdasan buatan (AI) untuk berbagai sektor industri. Inisiatif ini ditunjukkan dalam gelaran Lintas Teknologi Solutions Day 8th Edition di Royale Golf Halim, Jakarta, Sabtu (29/11/2025).
Acara yang mengangkat tema “Living with AI: Opportunity, Risk, or Reality” menjadi ruang kolaborasi antara pelaku industri, regulator, hingga pemimpin teknologi. Forum ini membahas peta pemanfaatan AI sebagai mesin transformasi bisnis nasional.
Dalam kesempatan tersebut, Direktur Utama Telkom Indonesia Dian Siswarini memaparkan fokus Telkom Solution sebagai digital transformation enabler bagi enterprise di seluruh Indonesia. Ia menekankan bahwa AI membawa perubahan eksponensial terhadap infrastruktur digital nasional.
“Di regional, Telkom adalah yang paling besar dan lengkap. Di darat, laut, dan udara, Telkom mempunyai ekosistem digital baru yang terintegrasi dengan layanan seperti cloud dan data center,” ujar Dian.
Telkom saat ini memiliki lebih dari 177 ribu kilometer jaringan fiber, 271 ribu BTS, 35 data center, dan tiga satelit. Infrastruktur tersebut menjadi landasan kuat TelkomGroup dalam menghadirkan layanan digital untuk enterprise di berbagai sektor.
Melalui Telkom Solution, Telkom telah mengimplementasikan AI for Network untuk automasi operasi jaringan. Penguatan AI juga diarahkan untuk meningkatkan efisiensi routing, peningkatan kapasitas, hingga reliabilitas layanan internet.
“Transformasi AI mengharuskan Telkom menyiapkan teknologi hingga kapabilitas talenta digital yang adaptif terhadap perubahan,” kata Dian.
Untuk menjamin pengembangan AI yang terarah, aman, dan relevan dengan kebutuhan industri, Telkom menghadirkan Telkom AI Center of Excellence (AI CoE). Fungsi ini menjadi orkestrator pemanfaatan AI di seluruh ekosistem TelkomGroup.
Telkom AI CoE dibangun melalui empat pilar utama: AI Campus, AI Connect, AI Playground, dan AI Hub. Kolaborasi ini memungkinkan industri, regulator, komunitas, dan akademisi mengembangkan use case yang langsung dapat diimplementasikan.
Penerapan standar keamanan data menjadi fokus dalam pengembangan solusi AI Telkom. Setiap inovasi diarahkan untuk memastikan teknologi yang berkelanjutan, inklusif, dan siap meningkatkan daya saing industri.
“Melalui AI CoE, Telkom menyiapkan talenta masa depan sekaligus menjaga keamanan data dalam setiap proses pemanfaatan AI untuk kebutuhan industri,” tegas Dian.
Telkom berharap AI CoE dapat menjadi penggerak ekonomi digital Indonesia. Ekosistem berbasis AI diharapkan memperkuat kedaulatan data nasional dan membuka pertumbuhan industri berbasis teknologi di masa depan.(aln)






