29 C
Semarang
Jumat, 2 Januari 2026

Danantara Sinergikan BUMN Bangun Huntara Aceh Tamiang, PLN Pastikan Listrik Menyala

 

JATENGPOS.CO.ID, ACEH TAMIANG- Danantara Indonesia menyinergikan BUMN dalam percepatan pembangunan Rumah Hunian Danantara (Huntara) di Aceh Tamiang pascabencana banjir bandang dan longsor. PT PLN (Persero) memastikan seluruh unit hunian dan fasilitas umum telah tersambung listrik sebagai prasarana dasar bagi warga terdampak.

 

Langkah tersebut menjadi wujud kehadiran negara dalam mempercepat pemulihan masyarakat melalui penyediaan hunian darurat yang layak. Infrastruktur kelistrikan disiapkan seiring pembangunan fisik Huntara agar dapat langsung ditempati.

 

Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, mengapresiasi progres pembangunan Huntara beserta infrastruktur pendukungnya. Ia menilai sinergi lintas kementerian, Danantara Indonesia, dan pemerintah daerah mampu menghasilkan kemajuan signifikan dalam waktu singkat.

 

“Danantara Indonesia membuktikan bahwa kita bisa membangun 600 hunian, semua pihak telah bekerja dengan gemilang dan cepat,” ujar Presiden Prabowo.

 

Sebanyak 600 unit Huntara di Aceh Tamiang dijadwalkan diserahkan kepada pemerintah daerah pada 8 Januari 2026. Selanjutnya, hunian tersebut akan diberikan kepada warga terdampak bencana.

Baca juga:  Sinergi TPID, TP2DD dan KERIS Jateng Mampu Dorong Pertumbuhan Ekonomi

 

Chief Executive Officer Danantara Indonesia, Rosan Roeslani menyampaikan, pembangunan Huntara secara nasional ditargetkan mencapai 15.000 unit dalam tiga bulan ke depan. Hunian tersebut akan tersebar di tiga provinsi terdampak bencana, yakni Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

 

“Capaian pembangunan Huntara di Aceh Tamiang menunjukkan komitmen kuat seluruh pihak. BUMN bergerak cepat di lapangan untuk memastikan masyarakat segera mendapatkan hunian yang layak,” kata Rosan.

 

Ia menegaskan pembangunan Huntara tidak hanya menjadi solusi jangka pendek, tetapi bagian dari tahapan pemulihan yang lebih luas. Huntara diharapkan menjadi jembatan menuju hunian permanen dan pemulihan ekonomi masyarakat.

 

“Kualitas dan keberlanjutan tetap menjadi perhatian utama karena Huntara ini merupakan bagian dari proses pemulihan jangka panjang,” tambah Rosan.

 

Huntara dibangun sesuai standar kelayakan hunian darurat dengan pemenuhan kebutuhan dasar. Selain konstruksi bangunan, ketersediaan listrik, air bersih, sanitasi, dan dukungan layanan kesehatan menjadi prioritas utama.

 

Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo menegaskan, kesiapan PLN dalam mendukung pembangunan Huntara melalui penyediaan listrik yang aman dan andal. PLN memastikan setiap unit hunian yang selesai dibangun dapat langsung dialiri listrik.

Baca juga:  Stasiun Alastua, Pintu Gerbang Transportasi dan Investasi di Timur Semarang

 

“Setiap unit hunian yang telah selesai dibangun kami pastikan listriknya tersedia dan siap digunakan, sehingga masyarakat dapat segera menempati hunian dengan aman dan nyaman,” ujar Darmawan.

 

PLN telah menyiapkan infrastruktur kelistrikan di kawasan Huntara Aceh Tamiang, meliputi pembangunan trafo, jaringan listrik, dan pemasangan kWh meter. Seluruh jaringan telah tersambung untuk melayani kebutuhan listrik hunian dan fasilitas umum.

 

Sebelumnya, Chief Operating Officer Danantara Indonesia Dony Oskaria bersama Darmawan Prasodjo turun langsung mengawal progres pembangunan Huntara dan infrastruktur kelistrikannya. Kehadiran listrik yang andal dinilai menjadi kebutuhan dasar penunjang aktivitas masyarakat.

 

“Listrik yang prima menjadi bagian penting untuk memulihkan rasa aman dan kenyamanan warga. Anak-anak bisa kembali belajar dan keluarga menjalani aktivitas sehari-hari dengan lebih layak,” pungkas Darmawan.(aln)


TERKINI

Rekomendasi

...