25 C
Semarang
Selasa, 13 Januari 2026

SIG Perkuat Kolaborasi Strategis Hadapi Persaingan 2026

Lewat Infrastructure Summit

JATENGPOS.CO.ID, JAKARTA – PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) memperkuat kolaborasi strategis untuk menciptakan peluang bisnis di tengah ketatnya persaingan industri semen. Upaya tersebut ditegaskan melalui gelaran SIG Infrastructure Summit bertema Bangga Bangun Indonesia.

Direktur Sales dan Marketing SIG, Dicky Saelan mengatakan, kondisi overcapacity dan perlambatan pertumbuhan pasar semen domestik sepanjang 2025 tidak membuat SIG sekadar mengikuti pasar. Perseroan justru terus melanjutkan transformasi bisnis agar tetap relevan dan kompetitif.

Dicky Saelan menjelaskan, SIG fokus menghadirkan solusi bahan bangunan dan layanan pendukung yang inovatif serta sesuai kebutuhan pasar.

“SIG memperkuat perannya sebagai mitra strategis pelanggan melalui pengembangan semen hijau, produk inovatif, dan solusi konstruksi terintegrasi,” ujarnya dalam kegiatan yang digelar di Renaissance Hotel Nusa Dua, Bali, Desember 2025.

Ia menambahkan, SIG juga mendekatkan diri kepada pelanggan di berbagai daerah sekaligus memperkuat tata kelola rantai pasok agar lebih efektif dan efisien. Langkah ini dilakukan untuk memastikan produk dan layanan SIG mendukung target keberlanjutan jangka panjang.

Baca juga:  Menko Airlangga Tegaskan Penyediaan Minyak Nabati Global Harus Holistik dan Nondiskriminatif

Melalui forum tersebut, SIG mempertemukan pelaku industri, mitra bisnis, perbankan, dan pemangku kepentingan lainnya. Kolaborasi ini diarahkan untuk mendukung pembangunan infrastruktur nasional sekaligus menegaskan kepemimpinan SIG di industri bahan bangunan.

VP of Industry and Regional Research PT Bank Mandiri Tbk, Dendi Ramdani menilai, industri semen masih memiliki peluang tumbuh pada 2026.

“Berdasarkan proyeksi internal, penjualan semen nasional diperkirakan tumbuh sekitar 2,5 persen pada 2026, meskipun masih menghadapi tantangan overcapacity dan efisiensi,” katanya.

Dalam forum yang sama, Direktur Operasi SIG Reni Wulandari mengajak seluruh pemangku kepentingan mendorong konstruksi berkelanjutan. Ia menekankan pentingnya penggunaan material bangunan ramah lingkungan dan rendah karbon.

Reni Wulandari juga memperkenalkan inovasi semen hijau SIG yang mampu menekan emisi karbon hingga 38 persen dibandingkan semen konvensional. Produk tersebut memiliki tingkat kandungan dalam negeri di atas 90 persen.

Baca juga:  KAI Mulai Buka Posko Natal Tahun Baru

Salah satu produk unggulan semen hijau SIG adalah PwrPro yang dirancang menghasilkan beton bermutu tinggi dan ramah lingkungan. Produk ini telah digunakan pada proyek strategis seperti Thamrin Nine Tower, Flyover Purwosari, Kawasan Industri Batang, Sabo Dam Merapi, dan Kendal Industrial Park.

Selain itu, SIG mendorong pemanfaatan produk turunan semen hijau berupa bata interlock presisi. Inovasi ini diposisikan sebagai solusi pendukung program pemerintah tiga juta rumah per tahun.

Wakil Direktur Utama SIG, Andriano Hosny Panangian menegaskan komitmen perusahaan terhadap pembangunan infrastruktur berkelanjutan.

“Pembangunan infrastruktur harus sejalan dengan agenda transisi menuju rendah karbon agar Indonesia tetap kompetitif di tingkat global,” ujarnya.

Melalui SIG Infrastructure Summit, SIG mengajak seluruh pemangku kepentingan memperkuat kolaborasi dan menggali peluang proyek strategis. Sinergi tersebut diharapkan menghadirkan solusi konstruksi berkelanjutan yang memberikan nilai tambah nyata bagi pembangunan nasional.(aln)


TERKINI

Rekomendasi

...