29 C
Semarang
Minggu, 1 Februari 2026

Komunitas Motor Listrik Semarang Jajal City Riding Bersama Uwinfly

*Dari SPKLU hingga BSB

JATENGPOS.CO.ID,  SEMARANG- Suasana kebersamaan terasa kuat dalam kegiatan kumpul bareng komunitas motor listrik yang digelar PT Uwinfly Indonesia Industries bersama Komunitas Motor Listrik Semarang (Komlis), Sabtu (31/1/2026). Kegiatan ini menjadi ruang temu antara pengguna dan produsen motor listrik, sekaligus ajang berbagi pengalaman berkendara di jalanan Kota Semarang.

Puluhan anggota komunitas memulai kegiatan sejak pagi hari dengan titik kumpul di SPKLU PLN kawasan Jatingaleh. Dari lokasi tersebut, rombongan melakukan city riding melintasi sejumlah ruas utama kota, seperti Simpang Lima, Kota Lama, dan Jalan Pemuda, sebelum menuju fasilitas Uwinfly untuk agenda diskusi dan pengenalan produk.

General Manager PT Uwinfly Indonesia Industries, Nanda Gustianto menyampaikan, kegiatan komunitas menjadi bagian penting dari strategi perusahaan dalam membangun ekosistem motor listrik yang berkelanjutan.

“Kami percaya perkembangan motor listrik tidak bisa lepas dari peran komunitas. Lewat kegiatan seperti ini, kami bisa mendengar langsung pengalaman dan masukan pengguna di lapangan,” ujarnya.

Baca juga:  Dua Pebalap Astra Honda Siap Lanjutkan Kejayaan Indonesia di Asia Talent Cup 2024

Setibanya di lokasi, peserta komunitas diberi kesempatan menjajal langsung motor listrik Uwinfly sekaligus mengikuti sesi bedah fitur dan diskusi terbuka. Berbagai pengalaman penggunaan harian, mulai dari jarak tempuh, efisiensi biaya, hingga kenyamanan berkendara, menjadi topik utama yang dibahas dalam suasana santai.

Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan touring menuju kawasan BSB, Semarang. Di lokasi tersebut, manajemen Uwinfly dan anggota komunitas melanjutkan diskusi informal sambil makan siang bersama. Momen ini dimanfaatkan untuk mempererat kedekatan sekaligus menyerap aspirasi komunitas terkait pengembangan motor listrik ke depan.

Perwakilan Komunitas Motor Listrik Semarang, Obet, menilai kegiatan seperti ini memberikan nilai tambah bagi pengguna karena adanya komunikasi dua arah dengan produsen.

Baca juga:  SIG Tawarkan Solusi Bahan Bangunan Rendah Karbon

“Saya sudah pakai motor listrik Uwinfly sejak 2020. Awalnya pakai D-Series, sekarang pakai M100. Untuk pemakaian harian sekitar 20 kilometer pulang-pergi masih aman dan irit. Dibanding motor bensin, biaya operasionalnya jauh lebih murah,” katanya.

Ia menyebutkan, jika menggunakan motor bensin biaya bahan bakar bisa mencapai sekitar Rp20 ribu per minggu, sementara motor listrik hanya memerlukan biaya listrik sekitar Rp5.000–Rp7.000. Selain itu, perawatan motor listrik juga dinilai lebih sederhana karena minim komponen mekanis.

Melalui pendekatan berbasis komunitas, Uwinfly berharap kegiatan semacam ini dapat terus digelar secara berkelanjutan di berbagai daerah. Selain mempererat hubungan dengan pengguna, kegiatan ini juga diharapkan mampu mendorong kepercayaan masyarakat terhadap motor listrik sebagai pilihan mobilitas yang efisien dan ramah lingkungan.(aln)


TERKINI

Rekomendasi

...