26 C
Semarang
Selasa, 3 Februari 2026

Angkutan Barang KAI Daop 4 Semarang Tumbuh 11%

*Sepanjang Tahun 2025

JATENGPOS.CO.ID, SEMARANG-  Kinerja angkutan barang PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 4 Semarang menunjukkan tren positif sepanjang 2025. Total volume angkutan barang tercatat mencapai 291.572 ton, tumbuh 11 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Luqman Arif mengatakan, capaian tersebut meningkat dibandingkan 2024 yang mencatatkan volume angkutan barang sebesar 269.248 ton. Pertumbuhan ini mencerminkan peran strategis kereta api dalam mendukung distribusi logistik nasional.

“Pada tahun 2025, fokus utama angkutan barang KAI Daop 4 Semarang adalah angkutan peti kemas dengan volume mencapai 224.946 ton,” ujarnya, Senin (3/2/2026).

Selain peti kemas, KAI Daop 4 Semarang juga melayani berbagai jenis angkutan barang lainnya, seperti angkutan ritel bahan habis pakai (BHP), angkutan ritel parcel atau general cargo, serta komoditas lain dengan total volume mencapai 66.626 ton.

Baca juga:  BPJS Ketenagakerjaan Gandeng Jasa Raharja, Kolaborasi Program JKK dan Lalu Lintas

Luqman menjelaskan, layanan bongkar muat peti kemas dipusatkan di Stasiun Tawang dan Stasiun Brumbung yang berperan sebagai simpul logistik utama di wilayah Daop 4 Semarang. Kedua stasiun tersebut menjadi penghubung penting antara kawasan industri dan pusat distribusi.

Selain mendukung logistik umum, moda kereta api juga berkontribusi pada sektor strategis yang menunjang pembangunan dan ketahanan energi di Jawa Tengah. Peran tersebut diwujudkan melalui layanan angkutan semen dan bahan bakar minyak (BBM)
.
Dalam mendukung pembangunan infrastruktur, KAI Daop 4 Semarang melayani pembongkaran angkutan semen di Stasiun Poncol dan Stasiun Brumbung. Sementara untuk sektor energi, layanan pembongkaran angkutan BBM dilakukan di Stasiun Larangan guna menjaga kelancaran pasokan energi bagi masyarakat dan industri.

“Kinerja positif ini menjadi bukti komitmen KAI dalam menghadirkan layanan angkutan barang yang andal, efisien, dan tepat waktu,” kata Luqman.

Baca juga:  Wuling Gelar Promo ‘Year End Sale’

Ia menambahkan, pertumbuhan angkutan barang didukung oleh peningkatan frekuensi perjalanan dan rute layanan, optimalisasi jumlah gerbong dalam satu rangkaian, serta ketepatan waktu pengiriman. Meningkatnya permintaan pelanggan industri terhadap angkutan berbasis rel juga menjadi pendorong utama capaian tersebut.

Saat ini, layanan angkutan barang KAI Daop 4 Semarang telah menjangkau puluhan kota dan kabupaten di Pulau Jawa, menghubungkan kawasan industri dengan pelabuhan, pusat ekonomi, dan sentra distribusi nasional.

Kinerja tersebut turut ditopang oleh lokasi operasional yang strategis, mencakup kawasan industri utama di Jawa Tengah seperti Kawasan Industri Wijayakusuma, Kawasan Industri Terpadu Batang, serta Pelabuhan Tanjung Mas Semarang.

“Kereta api kini bukan hanya sarana transportasi penumpang, tetapi juga simpul penting dalam rantai distribusi logistik nasional, sekaligus mendukung efisiensi logistik dan pembangunan ekonomi hijau,” pungkas Luqman.(aln)



TERKINI

Beras, Ayam, dan Emas Dorong Inflasi Jawa Tengah

Rekomendasi

...