31 C
Semarang
Selasa, 10 Februari 2026

BI Jateng: Kegiatan Dunia Usaha Meningkat di Akhir 2025, Optimistis Berlanjut

JATENGPOS.CO.ID,  SEMARANG – Kinerja kegiatan dunia usaha di Jawa Tengah meningkat pada triwulan IV 2025. Hal ini tercermin dari hasil Survei Kegiatan Dunia Usaha (SKDU) yang menunjukkan Saldo Bersih Tertimbang (SBT) sebesar 9,56 persen, lebih tinggi dibanding triwulan III 2025 sebesar 6,01 persen.

Plh Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Tengah, Andi Reina Sari H mengatakan, kinerja lapangan usaha tercatat positif dengan kenaikan signifikan pada sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan. Perkembangan tersebut sejalan dengan musim panen yang berlangsung pada periode laporan.
“Kinerja kegiatan dunia usaha meningkat pada triwulan IV 2025 seiring menguatnya sejumlah lapangan usaha, terutama sektor pertanian,” ujarnya.

Selain itu, sejumlah sektor lain juga mencatat pertumbuhan positif, antara lain transportasi dan pergudangan sebesar 1,63 persen, jasa lainnya 1,25 persen, pertambangan dan penggalian 0,85 persen, real estate 0,82 persen, serta perdagangan besar dan eceran serta reparasi mobil dan motor sebesar 0,58 persen. Kenaikan tersebut didorong meningkatnya permintaan masyarakat selama periode Natal dan Tahun Baru (Nataru).

Baca juga:  Konsumsi Pertamax Turbo Makin Tinggi

“Pertumbuhan permintaan masyarakat pada periode Nataru turut menopang kinerja berbagai sektor usaha,” jelasnya.

Kapasitas produksi terpakai pada triwulan IV 2025 tercatat 71,46 persen, meningkat dari triwulan sebelumnya sebesar 69,89 persen. Peningkatan terutama didorong sektor pertambangan dan penggalian, pengadaan air, serta industri pengolahan.

“Penggunaan tenaga kerja juga terindikasi tetap kuat dan berada dalam fase ekspansi dibandingkan triwulan sebelumnya,” terangnya.

Secara umum, kondisi keuangan dunia usaha berada dalam kategori baik, terutama dari sisi likuiditas, rentabilitas, dan akses kredit. Hal ini menunjukkan daya tahan pelaku usaha tetap terjaga di tengah dinamika ekonomi.

Memasuki triwulan I 2026, responden memprakirakan kegiatan usaha akan terus meningkat dengan SBT sebesar 32,14 persen. Seluruh lapangan usaha diperkirakan tumbuh positif, khususnya industri pengolahan 9,33 persen, perdagangan besar dan eceran serta reparasi mobil dan motor 6,40 persen, serta pertanian, kehutanan, dan perikanan 5,26 persen.

Baca juga:  OJK Dorong BPR Kerjasama Dengan Himbara Dan Bank Jateng Untuk Akselerasi Penyaluran Kredit UMKM

“Peningkatan kegiatan usaha pada awal 2026 diprakirakan didorong naiknya permintaan saat Hari Besar Keagamaan Nasional, khususnya Idulfitri,” pungkasnya.(aln)



TERKINI

Rekomendasi

...