JATENGPOS.CO.ID, YOGYAKARTA- PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Tengah dan D.I. Yogyakarta mengimbau masyarakat tetap tenang dan waspada menyusul cuaca ekstrem yang melanda sejumlah wilayah hingga awal Februari 2026. Kondisi ini dipicu curah hujan tinggi disertai angin kencang yang berpotensi memicu bencana hidrometeorologi.
Sejumlah daerah terdampak antara lain kawasan Pantura seperti Kudus, Pati, Jepara, dan Pekalongan, serta wilayah selatan meliputi Gunungkidul, Wates, dan Bantul. Dampaknya, banjir dan tanah longsor dilaporkan terjadi di beberapa titik.
General Manager PLN UID Jateng & DIY, Bramantyo Anggun Pambudi mengatakan, pihaknya terus melakukan langkah antisipatif guna menjaga keandalan pasokan listrik di tengah cuaca ekstrem. Upaya ini sekaligus untuk memitigasi potensi gangguan yang dapat terjadi sewaktu-waktu.
“Dalam kondisi cuaca ekstrem, potensi gangguan kelistrikan tetap ada, terutama akibat banjir, pohon tumbang, atau longsor yang berdampak pada jaringan. Oleh karena itu, PLN melakukan pemeliharaan jaringan secara berkala dan penguatan sistem sebagai langkah pencegahan,” ujarnya.
Ditambahkan, keselamatan masyarakat dan petugas menjadi prioritas utama. Pada kondisi tertentu, proses pemulihan dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan keamanan lokasi terdampak.
Ia menuturkan, PLN menyiagakan lebih dari 4.700 personel teknik di seluruh wilayah Jawa Tengah dan D.I. Yogyakarta. Personel tersebut dilengkapi peralatan dan kendaraan operasional untuk memastikan respons cepat apabila terjadi gangguan.
Berdasarkan informasi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), periode Januari–Februari 2026 ditandai potensi hujan sedang hingga lebat di berbagai wilayah Indonesia, termasuk Pulau Jawa. Karena itu, masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bahaya kelistrikan saat hujan lebat maupun banjir.
Pelanggan yang mengalami gangguan listrik dapat melapor melalui aplikasi PLN Mobile pada menu Pengaduan atau menghubungi Contact Center PLN 123 maupun (kode area) 123 dari telepon seluler. Petugas akan menindaklanjuti laporan sesuai tingkat urgensi dan kondisi lapangan.(aln)






