JATENGPOS.CO.ID, SEMARANG – PT PLN (Persero) meresmikan Health, Safety, Security, and Environment (HSSE) Center di PLN Unit Pelaksana Pengatur Distribusi (UP2D) Jawa Tengah dan D.I. Yogyakarta, Jumat (13/2/2026). Fasilitas ini menjadi bagian dari transformasi sistem kelistrikan menuju operasi distribusi yang lebih modern, aman, dan berkelanjutan.
Peresmian ditandai pemotongan pita oleh Direktur Teknologi, Engineering & Keberlanjutan PLN Evy Haryadi bersama Direktur Transmisi & Rencana Bisnis Edwin Nugraha Putra serta Direktur Utama PLN Electricity Services Susiana Mutia. Kehadiran Center of Excellence (CoE) tersebut memperkuat teknologi, kolaborasi, dan kompetensi SDM di bidang operasi distribusi.
General Manager PLN Unit Induk Distribusi Jawa Tengah & D.I. Yogyakarta Bramantyo Anggun Pambudi mengatakan transformasi ini merupakan respons atas sistem kelistrikan yang semakin kompleks. Melalui UP2D Jateng & DIY, PLN menghadirkan pusat penguatan teknologi dan integrasi kendali distribusi.
“Melalui UP2D Jateng & DIY, kami menghadirkan Center of Excellence sebagai pusat penguatan teknologi, kolaborasi, dan kompetensi operasi. Implementasi ini didukung integrasi Distribution Control Center, Command Center, dan HSSE Center yang saling terhubung secara digital. Ini adalah lompatan besar kami menuju sistem distribusi yang smart, green, dan resilient,” ujarnya.
Dalam operasional distribusi, aspek keselamatan kerja menjadi prioritas utama. Pekerjaan pemeliharaan jaringan Tegangan Menengah dan Tegangan Rendah, pasang baru atau perubahan daya, hingga pekerjaan di gardu induk sisi 20 kV memiliki potensi risiko tinggi.
HSSE Center dirancang sebagai pusat pemantauan pekerjaan lapangan secara real-time. Fasilitas ini memastikan seluruh aktivitas unit internal maupun mitra kerja berjalan sesuai standar keselamatan yang ketat dan terukur.
PLN juga menghadirkan inovasi perangkat KOPER (Komunikasi & Power Portable) CCTV yang dilengkapi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI). Perangkat portabel bertenaga mandiri tersebut terintegrasi langsung dengan HSSE Center untuk memastikan kepatuhan terhadap SOP dan penggunaan APD.
Integrasi HSSE Center juga terhubung dengan sistem digital operasi seperti Supervisory Control and Data Acquisition (SCADA). Keterpaduan ini memungkinkan pemantauan kelistrikan dan aspek keselamatan dilakukan secara simultan dan terkoordinasi.
“Melalui langkah strategis ini, kami menegaskan komitmen mewujudkan operasional distribusi yang andal, aman, dan berorientasi pada zero accident. Teknologi dan pengawasan ketat menjadi kunci melindungi insan PLN serta aset perusahaan demi pelayanan terbaik bagi masyarakat,” tandasnya.(aln)






