JATENGPOS.CO.ID, JAKARTA- Pemerintah mencatat penerimaan pajak dari sektor ekonomi digital hingga 31 Januari 2026 mencapai Rp47,18 triliun. Penerimaan tersebut didominasi Pajak Pertambahan Nilai (PPN) Perdagangan Melalui Sistem Elektronik (PMSE).
Direktur Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat Direktorat Jenderal Pajak, Inge Diana Rismawanti mengatakan, kontribusi terbesar berasal dari PPN PMSE sebesar Rp36,69 triliun. Selain itu, pajak kripto menyumbang Rp1,93 triliun, pajak fintech Rp4,47 triliun, serta Pajak SIPP Rp4,1 triliun.
“Realisasi penerimaan pajak digital yang mencapai Rp47,18 triliun mencerminkan semakin besarnya kontribusi ekonomi digital terhadap penerimaan negara,” ujarnya.
Ia menjelaskan, hingga akhir Januari 2026 terdapat 242 perusahaan yang berstatus sebagai pemungut PPN PMSE. Dari jumlah tersebut, 223 PMSE telah melakukan pemungutan dan penyetoran dengan total Rp36,69 triliun sejak 2020.
Setoran PPN PMSE terdiri dari Rp731,4 miliar pada 2020, Rp3,9 triliun pada 2021, Rp5,51 triliun pada 2022, Rp6,76 triliun pada 2023, Rp8,44 triliun pada 2024, Rp10,32 triliun pada 2025, dan Rp1,02 triliun pada 2026. Pada Januari 2026 juga tercatat satu pencabutan pemungut PMSE dan satu perubahan data pemungut.
Untuk pajak kripto, penerimaan hingga Januari 2026 mencapai Rp1,93 triliun. Nilai tersebut terdiri dari PPh 22 sebesar Rp1,05 triliun dan PPN dalam negeri Rp875,23 miliar.
Sementara pajak fintech (peer-to-peer lending) telah menyumbang Rp4,47 triliun. Komponennya meliputi PPh 23 atas bunga pinjaman WPDN dan BUT Rp1,23 triliun, PPh 26 atas bunga pinjaman WPLN Rp724,54 miliar, serta PPN dalam negeri Rp2,52 triliun.
Adapun penerimaan Pajak SIPP hingga Januari 2026 mencapai Rp4,1 triliun. Pajak tersebut terdiri atas PPh Pasal 22 sebesar Rp339,01 miliar dan PPN Rp3,76 triliun.
Inge menegaskan, pemerintah akan terus memperkuat pengawasan dan memperluas basis pemajakan sektor digital melalui optimalisasi regulasi serta pemanfaatan teknologi informasi.
“Peningkatan kepatuhan pelaku usaha digital menjadi fokus kami ke depan,” tandasnya.(aln)





