25 C
Semarang
Selasa, 10 Maret 2026

Wapres Gibran Apresiasi Pengembangan Dermaga SIG di Tuban

JATENGPOS.CO.ID, TUBAN-  Wakil Presiden Republik Indonesia Gibran Rakabuming meninjau proyek pengembangan dermaga dan fasilitas produksi milik PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) di Kabupaten Tuban, Jawa Timur, Jumat (6/3). Proyek tersebut diproyeksikan memperkuat kapasitas ekspor semen sekaligus meningkatkan daya saing industri nasional di pasar global.

Dalam kunjungan tersebut, Wapres didampingi Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Bupati Tuban Aditya Halindra Faridzky, serta jajaran manajemen SIG. Proyek yang dikelola anak usaha SIG, PT Solusi Bangun Indonesia Tbk, itu kini telah mencapai progres pembangunan sekitar 99 persen.

“Semoga segera operasional dan mendukung peningkatan kapabilitas bangsa di kancah global serta agenda pembangunan berkelanjutan, tidak hanya di Indonesia, tapi juga di mancanegara,” kata Gibran Rakabuming.

Ia meninjau langsung sejumlah fasilitas dermaga yang nantinya mampu mengirim sekitar 500 ribu hingga 1 juta ton semen ke pasar internasional. Pengembangan tersebut merupakan bagian dari kerja sama strategis SIG melalui PT Solusi Bangun Indonesia Tbk dengan perusahaan Jepang Taiheiyo Cement Corporation yang telah terjalin sejak 2021.

Baca juga:  Airlangga Hartarto Minta Doa Ulama Sulsel

Proyek dengan nilai investasi sekitar Rp1,4 triliun ini mencakup pengembangan fasilitas dermaga maupun pabrik. Salah satunya peningkatan kapasitas Terminal Khusus dari 15.000 Deadweight Ton (DWT) menjadi 50.000 DWT.

Direktur Utama SIG, Indrieffouny Indra mengatakan, proyek tersebut ditargetkan rampung dan siap beroperasi optimal pada pertengahan 2026. Fasilitas itu diproyeksikan mampu mengirim sekitar 450 ribu ton semen pada tahun ini dengan kapasitas pemenuhan hingga 1 juta ton per tahun.

“Proyek ini akan menjadi tonggak penting tidak hanya dalam memperkuat kapasitas distribusi, tetapi juga berkontribusi terhadap daya saing pasar ekspor dan memperkuat jaringan distribusi global Perseroan di tengah tantangan pasar domestik yang semakin kompetitif,” ujarnya.

Baca juga:  Sinergi Srikandi PLN dan Sekolah Sungai Siluk Jelang Nataru

Ia menambahkan kerja sama dengan Taiheiyo diharapkan memberikan hasil optimal bagi kedua perusahaan sekaligus memperluas kiprah industri semen nasional di pasar internasional. Selain itu, proyek ini juga menjadi langkah strategis untuk menjaga keberlanjutan bisnis di tengah kondisi kelebihan kapasitas produksi industri semen dalam negeri.

Fasilitas yang dibangun dalam proyek tersebut antara lain blending silo system berkapasitas 8.000 ton, clinker silo system berkapasitas 15.000 ton, serta dua cement silo system masing-masing berkapasitas 18.000 ton. Selain itu juga dilengkapi tube conveyor sepanjang 4,1 kilometer serta ship loader berkapasitas 1.000 ton per jam untuk mengirim semen curah dari pabrik ke kapal di dermaga.(aln)



TERKINI

Rekomendasi

...