JATENGPOS.CO.ID, SEMARANG – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 4 Semarang menyatakan kesiapan menyelenggarakan Angkutan Lebaran 2026 dengan aman, nyaman, dan lancar. Kesiapan tersebut ditandai dengan Apel Gelar Pasukan Angkutan Lebaran di Stasiun Semarang Tawang, Jumat (13/3/2026).
Dewan Komisaris KAI, I Wayan Sugiri mengatakan, apel gelar pasukan menjadi wujud komitmen KAI dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat selama periode mudik Lebaran. Posko Angkutan Lebaran mulai beroperasi sejak 13 Maret hingga 30 Maret 2026 untuk memastikan seluruh operasional berjalan optimal.
“Keselamatan merupakan prioritas utama dalam operasional KAI, terutama selama masa angkutan Lebaran,” ujarnya.
Ia menjelaskan. seluruh elemen di lingkungan KAI diminta disiplin serta proaktif dalam mengidentifikasi dan mengantisipasi berbagai potensi risiko perjalanan. Kolaborasi antarpetugas juga diperkuat agar masyarakat dapat merasakan perjalanan mudik yang aman dan nyaman.
“Seluruh elemen harus disiplin dan proaktif dalam mengidentifikasi, mengantisipasi, serta mengatasi potensi risiko,” katanya.
Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Luqman Arif mengatakan, pihaknya telah menyiapkan berbagai sumber daya untuk menunjang kelancaran operasional selama masa angkutan Lebaran. Persiapan mencakup kesiapan SDM, sarana, prasarana, hingga penguatan pengamanan di berbagai titik.
“Keselamatan dan kenyamanan pelanggan menjadi fokus utama selama masa angkutan Lebaran,” jelasnya.
Ia menambahkan, untuk meningkatkan keamanan, KAI Daop 4 menyiagakan 393 personel yang terdiri dari 117 anggota Polsuska, 208 petugas keamanan internal, serta 68 personel eksternal dari TNI dan Polri. Selain itu, sistem pengawasan CCTV juga dioptimalkan untuk memantau aktivitas di area publik stasiun.
“Kami juga memperkuat pengamanan di stasiun, di dalam kereta, serta di sepanjang jalur perjalanan,” ungkapnya.
Selain pengamanan, KAI Daop 4 juga melakukan mitigasi potensi gangguan perjalanan dengan memetakan 39 daerah perhatian khusus di sepanjang jalur operasional. Sebanyak 114 personel tambahan diterjunkan untuk memantau titik-titik tersebut.
“Terdiri dari petugas pemeriksa jalur, penjaga pintu perlintasan, serta petugas pemantau daerah perhatian khusus,” terangnya.
Luqman menambahkan keandalan sarana kereta juga dipastikan melalui ramp check atau pemeriksaan kelaikan operasional lokomotif dan rangkaian kereta. Daop 4 Semarang menyiapkan 20 lokomotif, 138 kereta penumpang, serta 17 kereta pembangkit untuk melayani penumpang selama masa Lebaran.
“Seluruh sarana telah melalui pemeriksaan menyeluruh agar siap beroperasi dengan aman,” tandasnya.
Selama periode 13–30 Maret 2026, KAI Daop 4 Semarang mengoperasikan total 36 perjalanan kereta api setiap hari, yang terdiri dari 34 KA reguler dan 2 KA tambahan. Setiap hari disediakan 19.246 tempat duduk atau total 423.412 kursi selama masa angkutan Lebaran.
“Program penumpang tahun ini diproyeksikan naik sekitar tiga persen dibandingkan tahun lalu,” pungkasnya.(aln)










