26 C
Semarang
Sabtu, 14 Maret 2026

Menjemput Berkah Ramadan di Panti Tarbiyatul Yatim


JATENGPOS.CO.ID, SEMARANG-  Langkah-langkah kecil anak-anak panti menyambut kedatangan tamu sore itu. Di Panti Asuhan Tarbiyatul Yatim, kawasan Simongan, Kecamatan Semarang Barat, Kota Semarang, Jumat (13/3/2026), suasana Ramadan terasa lebih hangat dari biasanya.

Rombongan Forum Wartawan Ekonomi (WAREK) Kota Semarang datang membawa niat sederhana, berbagi berkah dan kebahagiaan. Bersama keluarga besar Forum WAREK, mereka menyerahkan bantuan berupa kebutuhan pokok serta santunan kepada anak-anak panti.

Pertemuan itu pun berubah menjadi ruang penuh keakraban. Anak-anak panti tampak antusias menyambut para wartawan yang datang, sementara para tamu dengan hangat menyapa dan berbincang dengan mereka.

Penasihat Forum Wartawan Ekonomi Kota Semarang, Alkomari mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian para wartawan untuk berbagi di bulan suci Ramadan. Ia menilai momen seperti ini menjadi kesempatan untuk memperkuat nilai kebersamaan dan empati sosial.

“Di bulan yang penuh berkah ini kami datang bersama rombongan dari berbagai wilayah untuk bersilaturahmi sekaligus berbagi kepada adik-adik di panti,” ujarnya, didampingi Ketua WAREK, Timotius.

Baca juga:  Pandemi: Serangan Siber ke Pemda Provinsi Jabar Capai 10 Juta Upaya Diskominfo Jabar Dorong Ketahanan Siber

Bantuan yang diberikan, menurutnya, berasal dari partisipasi para wartawan yang tergabung dalam forum tersebut. Meski tidak besar, bantuan itu diharapkan dapat memberikan manfaat bagi anak-anak panti.

“Kami memberikan bantuan semampu kami berupa barang, sembako, dan sedikit uang untuk adik-adik di sini,” katanya.

Kegiatan tersebut juga memperlihatkan semangat kebersamaan para wartawan yang berasal dari beragam latar belakang media. Bahkan, dalam rombongan tersebut turut hadir rekan-rekan non-Muslim yang ikut berpartisipasi dalam kegiatan sosial tersebut.

Bagi Alkomari, doa yang dipanjatkan anak-anak panti menjadi harapan baik bagi semua yang hadir. Ia berharap, pertemuan tersebut menjadi kenangan indah bagi kedua belah pihak.

“Semoga doa anak-anak di sini dikabulkan oleh Allah dan pertemuan ini menjadi kenangan indah yang tidak terlupakan bagi kita semua,” ungkapnya.

Di sela kunjungan, rombongan juga diajak melihat aktivitas keseharian anak-anak panti. Salah satunya belajar bertani dengan menanam jagung di lahan yang berada di dekat aliran sungai.

Pengasuh Panti Asuhan Tarbiyatul Yatim, Ustadz Mufaat menjelaskan, panti tersebut telah berdiri sejak tahun 2005. Sejak saat itu, panti terus membina anak-anak hingga mampu melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

Baca juga:  Airlangga Beri Motivasi Mahasiswa UIR Ciptakan UMKM Baru

“Saat ini ada anak-anak yang sudah kuliah hingga S1, bahkan ada yang melanjutkan ke S2 dan berencana ke S3,” jelasnya.

Tak hanya pendidikan tinggi, panti juga membantu masa depan anak-anak yang menempuh pendidikan kejuruan. Untuk lulusan SMK, pihak panti berupaya menyalurkan mereka bekerja di berbagai perusahaan.

Menurut Mufaat, dukungan dari berbagai pihak sangat berarti bagi anak-anak panti yang sebagian besar telah kehilangan orang tua. Ia pun menyampaikan rasa syukur atas kepedulian yang diberikan.

“Dengan niat yang mulia ini, semoga Allah membalas kebaikan semuanya, yang sakit diberi kesembuhan dan setiap kesulitan dapat segera terlepas,” tandasnya.

Di tengah keterbatasan, harapan tetap tumbuh di Panti Tarbiyatul Yatim. Anak-anak yang tinggal di sana terus didorong untuk belajar, mandiri, dan suatu saat mampu memberikan manfaat bagi masyarakat serta bangsa.(aln)



TERKINI


Rekomendasi

...