JATENGPOS.CO.ID, SEMARANG– Indosat Ooredoo Hutchison mencatat lonjakan trafik data lebih dari 20 persen selama periode mudik Lebaran 2026. Kenaikan ini menunjukkan ketangguhan jaringan dalam melayani mobilitas jutaan pelanggan di seluruh Indonesia.
Director and Chief Technology Officer Indosat Ooredoo Hutchison, Desmond Cheung mengatakan, lonjakan trafik terjadi seiring meningkatnya pergerakan masyarakat. Meski demikian, jaringan tetap stabil dan andal sepanjang periode Lebaran.
“Periode mudik merupakan ujian ketangguhan jaringan kami. Pencapaian ini mencerminkan upaya berkelanjutan dalam menjaga kualitas dan keandalan layanan,” ujarnya.
Ia menjelaskan, lonjakan trafik tertinggi terjadi dari Jakarta menuju Jawa Barat dan Jawa Tengah. Selain itu, kualitas layanan juga meningkat dengan penurunan downtime hingga 20 persen.
Menurutnya, Indosat mengandalkan teknologi kecerdasan buatan untuk memantau trafik secara real-time. Sistem ini memungkinkan antisipasi lonjakan dan optimasi jaringan secara otomatis.
Head of Circle Java Indosat Ooredoo Hutchison, Fahd Yudhanegoro menyebut, wilayah Jawa Tengah mencatat peningkatan trafik signifikan. Area Brebes menjadi yang tertinggi, disusul Cilacap dan Tegal.
“Peningkatan ini menjadi bukti keberhasilan kami menghadirkan jaringan andal di jalur mudik dan lokasi prioritas,” ujarnya.
Ia menambahkan, secara keseluruhan trafik di Jawa Tengah meningkat 34,8 persen dibandingkan hari biasa. Hal ini mencerminkan tingginya kebutuhan konektivitas selama Lebaran.
Indosat juga memperkuat infrastruktur dengan peningkatan kapasitas di ribuan site dan penambahan site baru. Selain itu, Mobile BTS disiagakan untuk mendukung layanan di jalur padat.
Sebanyak 2.500 engineer turut disiagakan selama 24 jam di seluruh Indonesia. Langkah ini dilakukan untuk memastikan layanan tetap optimal selama masa mudik dan arus balik.
“Bagi kami, periode mudik bukan sekadar angka, tetapi tentang kepercayaan pelanggan yang harus terus dijaga,” tutupnya.(aln)














