JATENGPOS.CO.ID, SEMARANG – Konsumsi BBM dan LPG di wilayah Jawa Bagian Tengah meningkat selama periode mudik dan arus balik Lebaran 2026. PT Pertamina Patra Niaga memastikan pasokan energi tetap aman selama masa Satgas Ramadan dan Idulfitri (RAFI).
Kenaikan terlihat pada konsumsi BBM jenis gasoline yang naik 28,4 persen. Rata-rata harian meningkat dari 12.943 KL menjadi 16.625 KL per hari.
Sebaliknya, konsumsi gasoil mengalami penurunan 10,2 persen. Dari rata-rata 7.069 KL turun menjadi 6.350 KL per hari.
Puncak konsumsi gasoline terjadi pada 19 Maret 2026. Volume penggunaan mencapai 20.681 KL seiring tingginya mobilitas kendaraan pribadi saat mudik.
Di sektor LPG, konsumsi juga mengalami kenaikan. Rata-rata harian naik 6,7 persen dari 4.854 metrik ton menjadi 5.179 metrik ton per hari.
Untuk LPG subsidi 3 kg, konsumsi meningkat 7,2 persen. Dari 4.630 metrik ton menjadi 4.965 metrik ton per hari.
Sementara itu, LPG non-subsidi justru turun 4,7 persen. Rata-rata harian dari 224 metrik ton menjadi 214 metrik ton.
Puncak konsumsi LPG terjadi pada 18 Maret 2026. Volume mencapai 5.424 metrik ton.
Area Manager Communication, Relations, & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah, Taufiq Kurniawan mengatakan, Pertamina telah mengantisipasi lonjakan sejak awal Satgas RAFI.
“Secara regional, Pertamina memastikan ketahanan energi tetap terjaga, dengan ketersediaan stok hingga 29,2 kali lipat dari konsumsi harian,” ujarnya.
Sebagai dukungan bagi pemudik, Pertamina juga menghadirkan layanan Serambi MyPertamina di jalur strategis. Fasilitas ini menyediakan ruang istirahat, mushola, layanan kesehatan, area bermain anak, hingga takjil gratis.
Di Jawa Bagian Tengah, terdapat enam titik Serambi MyPertamina. Lokasinya antara lain di Rest Area 379 A, Rest Area KM 260 B, Rest Area KM 19 A, Bandara Ahmad Yani, Yogyakarta International Airport, dan Stasiun Purwokerto.
Taufiq Kurniawan menambahkan, masyarakat juga dapat memanfaatkan aplikasi MyPertamina untuk memperoleh informasi layanan energi. Mulai dari lokasi SPBU, ketersediaan BBM, hingga promo yang tersedia.
“Pertamina mengajak masyarakat menggunakan BBM secara bijak dan tidak melakukan panic buying karena stok aman dan distribusi berjalan normal,” tegasnya.
Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah menegaskan komitmennya menjaga keandalan pasokan energi. Upaya ini dilakukan tidak hanya saat mudik Lebaran, tetapi juga pada periode setelah Satgas RAFI.(aln)














