29.1 C
Semarang
Selasa, 31 Maret 2026

Transformasi dan Efisiensi, Solusi Bangun Indonesia Bukukan Laba Rp659 Miliar




JATENGPOS.CO.ID, JAKARTA — PT Solusi Bangun Indonesia Tbk mencatatkan kinerja positif di tengah tekanan industri semen nasional. Perseroan membukukan laba periode berjalan sebesar Rp659 miliar sepanjang 2025.

Direktur Utama PT Solusi Bangun Indonesia Tbk, Rizki Kresno Edhie Hambali mengatakan, capaian ini diraih di tengah perlambatan pasar. Penurunan volume produksi semen nasional tercatat sekitar 4,5 persen dari 67,8 juta ton menjadi 64,7 juta ton.

“Pada aspek operational excellence, kami meningkatkan efisiensi produksi, optimalisasi energi dan bahan bakar alternatif. Sedangkan pemasaran difokuskan pada penguatan merek dan distribusi di area dengan marjin tinggi,” ungkapnya.

Ia menjelaskan, perlambatan industri dipicu melemahnya daya beli, curah hujan tinggi, serta tertundanya proyek infrastruktur. Selain itu, kelebihan kapasitas produksi juga membuat persaingan semakin ketat di pasar domestik.


Baca juga:  BULOG Perkuat Penyerapan Gabah Jelang Ramadan dan Lebaran 2026

Dalam kondisi tersebut, Perseroan menjalankan strategi transformasi bersama PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG). Fokusnya pada operational excellence, penguatan pemasaran dan penjualan, serta efisiensi biaya di seluruh lini.

Ia menyebut, strategi yang dijalankan sejak semester II 2025 itu mampu menjaga fundamental kinerja. Perseroan mencatat volume penjualan semen dan terak sebesar 12,1 juta ton dengan pendapatan Rp10,7 triliun.

Beban pokok pendapatan tercatat Rp8,32 triliun dengan EBITDA sebesar Rp1,87 triliun. Program efisiensi juga berhasil menurunkan beban keuangan hingga 34,8 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

“Program efisiensi dijalankan disiplin dan diiringi penguatan struktur permodalan serta percepatan pembayaran pinjaman,” jelasnya.

Ia menambahkan Perseroan optimistis menjaga momentum pertumbuhan melalui berbagai inisiatif strategis. Salah satunya pengembangan dermaga dan fasilitas produksi untuk ekspor semen di Tuban, Jawa Timur.

Baca juga:  Nurani Astra Salurkan Ambulans dan Alat Kesehatan untuk Korban Bencana Sumatra

“Fasilitas dengan kapasitas ekspor 500 ribu hingga 1 juta ton ini ditargetkan mulai beroperasi pertengahan 2026,” ujarnya.

Selain ekspor, kerja sama strategis juga dilakukan untuk pengembangan bisnis soil stabilization atau stabilisasi tanah. Langkah ini diharapkan membuka pasar baru di sektor konstruksi.

Sebagai informasi, PT Solusi Bangun Indonesia Tbk merupakan bagian dari SIG dengan kepemilikan saham mayoritas 83,52 persen. Perseroan mengoperasikan empat pabrik semen terintegrasi di Narogong, Cilacap, Tuban, dan Lhoknga dengan kapasitas total 14,86 juta ton per tahun.(aln)




TERKINI




Rekomendasi

...

PPKM Efektif Turunkan Sebaran Covid-19 di Luar...

Menko Airlangga : PPKM Jawa Bali Diperpanjang

SIG Raih Tiga Penghargaan

Telkom Resmi Teken Akta Spin-Off