JATENGPOS.CO.ID, JAKARTA – PT Kereta Api Pariwisata (KAI Wisata) terus menghadirkan inovasi layanan melalui Kereta Panoramic. Salah satu fitur unggulan yang ditawarkan adalah kemampuan kursi diputar 90 derajat untuk menikmati panorama lebih luas.
Corporate Secretary KAI Wisata Otnial Eko Pamiarso mengatakan Kereta Panoramic tidak hanya sekadar moda transportasi antarkota. Layanan ini juga dirancang sebagai pengalaman wisata bergerak yang semakin diminati pelanggan.
“Kereta Panoramic tidak hanya menawarkan perjalanan antarkota tetapi juga menghadirkan pengalaman wisata bergerak yang semakin diminati pelanggan,” katanya.
Ia menjelaskan fitur 90 degrees memungkinkan penumpang memutar kursi menghadap jendela. Dengan begitu, pelanggan dapat menikmati lanskap perjalanan secara lebih nyaman, luas, dan berbeda.
Fitur tersebut telah diperkenalkan sejak 2024 sebagai bagian strategi pemasaran Kereta Panoramic. Inovasi ini dapat dinikmati wisatawan domestik maupun mancanegara.
Menurutnya, kehadiran fitur ini menjadi nilai tambah yang memperkuat daya tarik Kereta Panoramic. Terutama bagi pelanggan yang menginginkan sensasi perjalanan premium dan berkesan.
“Melalui fitur ini kami ingin memberikan pengalaman perjalanan yang lebih immersive, bukan sekadar berpindah tempat tetapi juga menikmati keindahan Indonesia,” ujarnya.
Pengoperasian fitur 90 derajat dilakukan di titik panorama terbaik sepanjang perjalanan. Di antaranya lintas Cikubang–Padalarang, Cisomang–Purwakarta, serta Cibatu–Cipeundeuy.
Selain mempertimbangkan pemandangan, pengoperasian juga menyesuaikan kenyamanan pelanggan. Fitur biasanya dijalankan setelah layanan seperti snack dan minuman selesai disajikan.
Petugas kereta akan memberikan pengumuman sebelum fitur dijalankan. Penumpang juga akan dibantu langsung oleh kru saat proses pemutaran kursi.
Dalam pelaksanaannya, aspek keselamatan dan kenyamanan tetap menjadi prioritas utama. KAI Wisata memastikan koordinasi antarpenumpang berjalan baik selama fitur digunakan.
KAI Wisata menilai antusiasme pelanggan terhadap Kereta Panoramic terus meningkat. Hal ini karena pengalaman yang ditawarkan tidak sekadar perjalanan, tetapi juga bagian dari destinasi wisata.
“Melalui Kereta Panoramic, kami ingin menunjukkan bahwa perjalanan kereta api bisa menjadi bagian dari pengalaman wisata itu sendiri,” tandasnya.(aln)














