28.9 C
Semarang
Sabtu, 4 April 2026

Temui Petani, BULOG Pastikan Tebu Blora Terserap Sesuai Harga Pemerintah




JATENGPOS.CO.ID,  BLORA- Perum BULOG memastikan penyerapan hasil panen tebu petani di Kabupaten Blora pada 2026 sesuai harga yang ditetapkan pemerintah. Kepastian ini disampaikan langsung Direktur Utama BULOG, Ahmad Rizal Ramdhani, saat kunjungan kerja ke PT Gendhis Multi Manis (GMM), Jumat (3/4).

Direktur Utama Perum BULOG Ahmad Rizal Ramdhani mengatakan pihaknya telah melakukan komunikasi intensif dengan tokoh masyarakat sejak pagi hari. Hasilnya kemudian disampaikan langsung kepada petani sebagai bentuk transparansi kebijakan.

“Tadi pagi kami sudah bertemu dengan Pak Noto dan Pak Bambang selaku tokoh masyarakat. Sore ini kami sampaikan langsung kepada masyarakat petani tebu untuk memberikan kepastian,” ujarnya.

Ia menjelaskan, hasil panen tebu petani Blora yang mulai berlangsung Mei 2026 akan diserap melalui PT GMM. Penyerapan tersebut mengacu pada harga pemerintah tahun 2026.


Baca juga:  431.600 Pelanggan Percayakan Layanan KAI Wisata

Ahmad Rizal menambahkan BULOG akan berkoordinasi dengan sejumlah pihak terkait. Di antaranya dengan Direktur SGN dan Direktur PTPN untuk memastikan proses berjalan lancar.

Ia menuturkan, setelah penyerapan di PT GMM, BULOG akan bertanggung jawab dalam distribusi tebu ke sejumlah pabrik gula di Jawa Tengah. Langkah ini dilakukan untuk menjaga kesinambungan rantai pasok dan stabilitas produksi gula nasional.

“Kami akan segera mereorganisasi manajemen PT GMM yang profesional,” tegasnya.

Selain itu, BULOG juga mendorong pengembangan pemanfaatan tebu sebagai bahan baku bioetanol. Upaya ini sejalan dengan fokus pemerintah dalam diversifikasi energi berbasis jagung, singkong, dan tebu.

Ahmad Rizal menyebut PT GMM ke depan tidak hanya berperan dalam pemenuhan kebutuhan pangan. Namun juga akan mengembangkan produk turunan tebu untuk meningkatkan nilai tambah.

Baca juga:  Pertalite Jadi BBM Subsidi

Ia menegaskan seluruh proses penyampaian aspirasi berlangsung tertib dan kondusif. Petani diajak berdiskusi langsung di kawasan PT GMM guna mencapai kesepakatan bersama.

Ahmad Rizal menambahkan para petani menerima hasil dialog tersebut dengan baik. Mereka kemudian membubarkan diri secara tertib dan damai setelah menyampaikan aspirasi.(aln)




TERKINI




Rekomendasi

...

Produk Kulit UMKM Binaan SIG Jadi Primadona

Pengemplang Pajak Divonis 1 Tahun 3 Bulan...

PLN Layani Penambahan Daya RSUD Simo

Budaya #Cari_Aman Perusahaan