29.9 C
Semarang
Rabu, 15 April 2026

Telkom – PGN Kolaborasi Dorong Green Data Center Berbasis Energi Rendah Karbon




JATENGPOS.CO.ID,  JAKARTA – PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk dan PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk menjalin kolaborasi strategis untuk mengintegrasikan infrastruktur digital dengan pasokan energi rendah karbon. Sinergi ini ditandai penandatanganan nota kesepahaman guna mendorong pengembangan ekosistem green digital infrastructure terintegrasi.

Direktur Utama Telkom, Dian Siswarini, bersama Direktur Utama PGN, Arief Kurnia Risdianto, menandatangani MoU di Jakarta, Jumat (10/4). Kerja sama ini menjadi langkah konkret dalam mendukung operasional green data center berkelanjutan berbasis energi bersih.

Senior Director of Business Performance and Assets Optimization Danantara Indonesia, Bhimo Aryanto menyebut, kolaborasi tersebut sebagai momentum penting integrasi sektor digital dan energi. Sinergi lintas sektor dinilai mampu menciptakan efisiensi sekaligus membuka peluang nilai tambah baru yang berkelanjutan.

“Kami melihat kolaborasi ini sebagai momentum penting untuk memperkuat integrasi antara sektor digital dan energi. Sinergi yang dibangun tidak hanya akan menciptakan efisiensi, tetapi juga membuka peluang penciptaan nilai baru yang berkelanjutan, serta memperkuat posisi Indonesia dalam ekosistem digital regional,” ujarnya.


Baca juga:  Pastikan Stok Aman, Komisi IV DPR RI Cek Gudang BULOG Randu Garut

Dian menegaskan kerja sama ini memperkuat kesiapan energi bersih untuk pengembangan data center nasional. Upaya tersebut sekaligus mendorong Indonesia menjadi regional digital hub melalui infrastruktur yang andal dan berkelanjutan.

“Kolaborasi ini mendukung kesiapan energi yang bersih dan efisien untuk pengembangan data center yang berkelanjutan, sekaligus memperkuat kedaulatan digital Indonesia dan mendorong Indonesia sebagai regional digital hub,” ungkapnya.

Dalam kerja sama ini, Telkom berperan sebagai pengembang ekosistem digital dan data center, sementara PGN memasok energi rendah emisi seperti biomethane. Sumber energi tersebut berasal dari pengolahan limbah kelapa sawit, khususnya di wilayah Sumatra.

Arief menilai, biomethane menjadi langkah strategis PGN dalam transformasi menuju penyedia energi bersih. Inisiatif ini juga membuka peluang nilai tambah baru sekaligus mendukung transisi energi nasional.

Baca juga:  Hadirkan Produk Bertema Marvel

“PGN telah melangkah lebih jauh dari sekadar penyedia gas bumi konvensional, tetapi juga sebagai penyedia energi bersih yang menjadi fondasi bagi infrastruktur masa depan,” jelasnya.

Pengembangan data center TelkomGroup difokuskan di lima wilayah strategis, yakni Cikarang, Batam, Serpong, Sentul, dan Surabaya. Seluruh kawasan tersebut telah terintegrasi jaringan pipa gas PGN sehingga memungkinkan optimalisasi pasokan energi hijau.

Selain kolaborasi domestik, TelkomGroup juga menggandeng mitra global Sembcorp Development Ltd melalui NeutraDC. Kerja sama ini diarahkan untuk pengembangan AI-ready green data center berbasis solusi energi berkelanjutan end-to-end.

Sinergi domestik dan global tersebut diharapkan memperkuat posisi TelkomGroup sebagai pemain kunci ekosistem digital regional. Kolaborasi ini sekaligus mempertegas peran PGN dalam penyediaan energi rendah karbon bagi infrastruktur digital masa depan.(aln)




TERKINI




Rekomendasi

...