JATENGPOS.CO.ID, JAKARTA – PT Kereta Api Pariwisata (KAI Wisata) memperkuat kolaborasi dengan museum cagar budaya untuk menghadirkan layanan wisata edukasi terintegrasi. Integrasi ini menggabungkan transportasi kereta wisata dengan destinasi sejarah dalam satu sistem penjualan berbasis OTA.
Direktur Utama KAI Wisata, Raden Agus Dwinanto Budiadji mengatakan, kolaborasi ini menjadi langkah strategis dalam menggabungkan kekuatan transportasi dan pariwisata edukatif. Program ini diharapkan menghadirkan pengalaman perjalanan yang tidak hanya nyaman, tetapi juga memperkaya wawasan.
“Kolaborasi ini merupakan langkah strategis KAI Wisata dalam menggabungkan kekuatan transportasi dan pariwisata edukatif,” ujarnya.
Agus menjelaskan, melalui sistem OTA KAI Wisata, pelanggan kini dapat merencanakan perjalanan secara praktis. Mulai dari pemesanan tiket kereta hingga akses masuk museum dapat dilakukan dalam satu paket.
“Kami ingin menghadirkan pengalaman perjalanan yang tidak hanya menyenangkan, tetapi juga memperkaya wawasan sejarah dan budaya bangsa,” katanya.
Ia menambahkan, Indonesia memiliki potensi besar dalam pengembangan wisata berbasis sejarah yang terintegrasi. Melalui kolaborasi ini, museum diharapkan menjadi destinasi yang lebih mudah diakses dan relevan bagi wisatawan.
“Dengan integrasi ini, kami ingin menjadikan museum sebagai destinasi yang lebih accessible, engaging, dan relevan,” jelasnya.
Kolaborasi ini juga menjadi bagian dari upaya mendukung pelestarian budaya nasional. Selain itu, inisiatif tersebut diharapkan mampu mendorong pertumbuhan sektor pariwisata berkelanjutan.
“Kami berharap inisiatif ini dapat menjadi kontribusi nyata dalam memperkenalkan kekayaan sejarah Indonesia kepada dunia,” pungkasnya.
KAI Wisata optimistis integrasi ini akan menghadirkan pengalaman perjalanan yang lebih bermakna. Masyarakat juga diajak lebih dekat mengenal sejarah dan budaya Indonesia melalui paket wisata edukatif tersebut.(aln)















