33.3 C
Semarang
Rabu, 13 Mei 2026

Dukung Penuh Gaya Hidup Listrik Warga Jogja, PLN Pastikan Jantung Kelistrikan GIS Gejayan Tetap Andal




 

JATENGPOS.CO.ID, YOGYAKARTA-  PT PLN (Persero) UPT Salatiga melalui PLN ULTG Yogyakarta terus menunjukkan komitmennya dalam menjaga keandalan sistem penyaluran tenaga listrik. Langkah strategis ini dilakukan demi mendukung pertumbuhan ekonomi, memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggan, serta memfasilitasi tren gaya hidup listrik di tengah masyarakat. Salah satu wujud nyata dari komitmen tersebut diaktualisasikan melalui pelaksanaan pekerjaan overhaul peralatan kompartemen di GIS Gejayan.

 

Pekerjaan pemeliharaan ini dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, mulai tanggal 12 hingga 14 Mei 2026. Gardu Induk 150 kV berteknologi Gas Insulated Substation (GIS) ini merupakan salah satu objek vital kelistrikan di wilayah Kota Yogyakarta. Rangkaian jadwal pemeliharaan disusun secara terencana guna memastikan pasokan energi kepada pelanggan senantiasa terjaga dengan optimal selama proses pengerjaan berlangsung.

 

GIS Gejayan memiliki kapasitas transformator terpasang yang sangat besar, yakni 2 x 60 MVA. Saat ini, tingkat pembebanan pada masing-masing transformator tersebut telah mencapai di atas 90 persen, yang menunjukkan tingginya kebutuhan dan serapan energi di wilayah tersebut.

 

Dengan beban yang sedemikian tinggi, GIS Gejayan mengambil peran strategis sebagai jantung penyaluran energi dan tulang punggung utama pasokan listrik. Kehadirannya secara langsung menopang berbagai aktivitas keseharian masyarakat, sektor bisnis, pendidikan, pariwisata, hingga pendorong laju pertumbuhan perekonomian di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta.

Baca juga:  Baru 1.250 Pembimbing Haji dan Umrah Bersertifikat

 

General Manager PLN Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Tengah (UIT JBT), Handy Wihartady, menegaskan bahwa pemeliharaan terencana ini adalah wujud nyata dukungan PLN terhadap kebutuhan energi bagi masyarakat. “GIS Gejayan memiliki peran yang sangat krusial bagi sistem kelistrikan di Yogyakarta. Melalui overhaul ini, kami memastikan performa seluruh peralatan senantiasa beroperasi pada kondisi yang paling prima,” ujar Handy.

 

Lebih lanjut, Handy menekankan pentingnya infrastruktur yang optimal dalam merespons kebutuhan di zaman sekarang. “Langkah ini merupakan bentuk dukungan penuh kami terhadap gaya hidup listrik (electrifying lifestyle) masyarakat yang terus berkembang pesat. Dalam era modern ini, ketersediaan pasokan energi yang kontinyu, berkualitas, dan memiliki keandalan tinggi sangat dibutuhkan setiap waktu,” tambahnya.

 

Dalam pelaksanaan teknisnya di lapangan, PLN bersinergi dengan tenaga ahli GIS dari Siemens, Belanda. Kolaborasi tingkat global ini bertujuan untuk memastikan bahwa seluruh tahapan pekerjaan overhaul berjalan secara presisi, komprehensif, dan memenuhi standar operasional internasional.

 

Sinergi ini tidak hanya sekadar bertujuan untuk mempertahankan performa optimal peralatan kelistrikan, tetapi juga menjadi sebuah momentum strategis. Kehadiran tenaga ahli dari Eropa tersebut dimanfaatkan secara maksimal untuk pelaksanaan transfer knowledge bagi personil PLN, khususnya di lingkungan PLN ULTG Yogyakarta.

Baca juga:  Mitigasi Krisis Iklim, PLN Ajak untuk Sayangi Bumi Lewat Pengurangan Jejak Karbon

 

Manager PLN UPT Salatiga, Ardylla Rommyonegge, menyampaikan bahwa kegiatan ini sejalan dengan upaya berkelanjutan perusahaan dalam mencetak sumber daya manusia yang unggul. “Sinergi dengan pakar internasional menjadi kesempatan berharga bagi personel kami untuk menyerap ilmu dan pengalaman teknis terbaru. Melalui peningkatan kompetensi ini, insan PLN akan semakin sigap, adaptif, dan inovatif dalam mengawal perkembangan teknologi sistem transmisi kelistrikan modern,” ungkap Ardylla.

 

Berlokasi di kawasan perkotaan yang padat, GIS Gejayan hadir dengan konsep instalasi kelistrikan yang sangat modern dan tertata rapi. Gardu induk ini dirancang khusus untuk menyesuaikan dengan kondisi tata ruang kota yang membutuhkan efisiensi lahan tanpa mengurangi performa operasional penyaluran energi yang andal.

 

Penyaluran daya dari Gardu Induk Kentungan menuju GIS Gejayan dilakukan menggunakan sistem kabel bawah tanah (underground cable). Penerapan teknologi transmisi bawah tanah ini sangat mendukung estetika tata kota Yogyakarta sebagai destinasi wisata, sekaligus secara signifikan meningkatkan keandalan jaringan transmisi dari berbagai tantangan lingkungan sekitar.

 

Dengan pemeliharaan ini, PLN meyakini bahwa keandalan sistem transmisi di Yogyakarta akan semakin tangguh. Harapannya, infrastruktur kelistrikan yang prima ini dapat menopang penuh adaptasi gaya hidup listrik di tengah masyarakat serta mendorong perputaran roda ekonomi daerah agar berjalan semakin maksimal.(aln)




TERKINI




Rekomendasi

...

Program SSRM untuk Sekolah Cari Aman

Bank bjb dan LJK Tandatangani Piagam...

Penjualan Rumah Mulai Bergairah

PLN Siapkan Gardu Induk di KIT Batang

Modena Luncurkan Marvel Series Terbaru