JATENGPOS.CO.ID, SEMARANG – Kota Semarang kian menarik sebagai destinasi wisata keluarga berkat konektivitas kereta api yang terhubung dengan berbagai kota di Pulau Jawa. Kemudahan akses tersebut memungkinkan wisatawan datang pagi dan kembali ke kota asal pada malam hari tanpa harus menginap.
Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Luqman Arif mengatakan, Semarang menjadi salah satu simpul transportasi penting di jalur utara Jawa. Kota ini didukung banyak pilihan perjalanan kereta api dari berbagai daerah setiap hari.
“Semarang memiliki konektivitas yang sangat baik melalui transportasi kereta api. Masyarakat dari ujung barat seperti Jakarta hingga ujung timur Pulau Jawa seperti Banyuwangi, dan kota-kota lainnya memiliki banyak pilihan perjalanan menuju Semarang setiap hari sehingga perjalanan menjadi lebih nyaman dan efisien,” ujarnya.
Tercatat terdapat 58 perjalanan kereta api yang menghubungkan berbagai kota dengan Semarang setiap hari. Jakarta menjadi kota dengan frekuensi perjalanan terbanyak yakni 21 perjalanan, disusul Surabaya 15 perjalanan dan Solo delapan perjalanan.
Selain itu, terdapat lima perjalanan dari Purwokerto, empat perjalanan dari Malang, tiga perjalanan dari Bandung, serta masing-masing satu perjalanan dari Jember dan Ketapang. Banyaknya pilihan jadwal memberikan fleksibilitas bagi pelanggan untuk menentukan waktu keberangkatan maupun kepulangan.
“Dengan banyaknya pilihan jadwal perjalanan, pelanggan memiliki fleksibilitas untuk tiba di Semarang pada pagi hari, menikmati berbagai destinasi wisata, kemudian kembali ke kota asal pada malam hari,” katanya.
Semarang menawarkan beragam destinasi wisata yang dapat dijelajahi dalam satu hari. Di antaranya Lawang Sewu, Kota Lama, Klenteng Sam Poo Kong, Masjid Agung Jawa Tengah, Simpang Lima, hingga Tugu Muda.
Selain wisata sejarah dan budaya, kota ini juga dikenal dengan kuliner khas seperti lumpia, tahu gimbal, nasi ayam, mie kopyok, dan wingko babat. Ragam pilihan tersebut menjadikan Semarang sebagai tujuan wisata favorit di Jawa Tengah.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Semarang, jumlah wisatawan yang berkunjung selama Januari hingga April 2026 mencapai 4.750.237 orang. Angka tersebut menunjukkan tingginya minat wisatawan terhadap berbagai destinasi yang ada di Kota Atlas.
Sementara itu, data KAI mencatat jumlah pelanggan kereta api dari dan menuju stasiun di wilayah Kota Semarang pada periode yang sama mencapai 2.469.967 orang. Jumlah tersebut setara sekitar 52 persen dari total kunjungan wisatawan ke Semarang.
Luqman menilai kereta api menjadi salah satu moda transportasi utama yang mendukung mobilitas wisatawan. Kehadiran layanan tersebut turut berkontribusi terhadap pertumbuhan sektor pariwisata dan perekonomian daerah.
“Semarang memiliki kombinasi yang lengkap antara aksesibilitas yang baik dan beragam destinasi wisata yang menarik. Dengan dukungan konektivitas kereta api yang kuat, masyarakat dapat berkunjung ke Semarang dengan lebih mudah, nyaman, dan efisien sehingga semakin mendorong pertumbuhan kunjungan wisatawan ke kota ini,” jelasnya.
Kereta api juga dinilai cocok untuk mendukung wisata perkotaan karena nyaman, tepat waktu, dan memiliki akses dekat dengan pusat aktivitas masyarakat. Kondisi ini semakin memudahkan wisatawan menjangkau berbagai destinasi di Semarang.
Untuk mendukung liburan sekolah, KAI menghadirkan promo diskon 30 persen bagi perjalanan KA Ekonomi Komersial. Program tersebut berlaku untuk keberangkatan pada 20 Juni hingga 5 Juli 2026.
“Kami berharap masyarakat dapat memanfaatkan momentum ini untuk bepergian menggunakan transportasi publik yang aman, nyaman, tepat waktu, dan terjangkau. Dengan adanya promo diskon 30 persen serta banyaknya pilihan perjalanan menuju Semarang, liburan keluarga kini menjadi lebih mudah untuk direncanakan,” pungkasnya.(aln)






