Gramedia Perkuat Literasi dan Bidik Gen Z Lewat Konsep Toko Modern


JATENGPOS.CO.ID,  SEMARANG – Gramedia terus berupaya memperkuat budaya literasi dengan menghadirkan konsep toko yang lebih modern dan dekat dengan generasi muda. Upaya tersebut diwujudkan melalui pembaruan tampilan Gramedia Jalan Pandanaran Semarang yang kini mengusung konsep lebih estetis dan ramah bagi Gen Z.

Public Relation Gramedia, Alchia Amanda mengatakan, Gramedia saat ini memiliki sekitar 140 toko yang tersebar dari Aceh hingga Papua. Semarang menjadi kota kedua setelah Jakarta yang menerapkan konsep toko modern tersebut.

“Konsep baru ini kami hadirkan agar lebih menarik bagi Gen Z. Lingkungannya dibuat lebih estetik, nyaman, dan instagramable sehingga anak-anak muda tertarik datang ke Gramedia,” katanya saat berkunjung ke Redaksi Jateng Pos, Jumat (12/6/2026).

Menurutnya, konsep baru tersebut tidak hanya menghadirkan toko buku, tetapi juga fasilitas pendukung seperti coffee shop dan area membaca yang nyaman. Pengunjung dapat membaca buku sambil menikmati suasana santai di dalam toko.


Baca juga:  Catat Zero Fatality 2025, SIG Tegaskan K3 sebagai Nilai Utama Perusahaan

“Harapannya mereka datang dulu ke Gramedia, melihat-lihat buku, lalu tertarik untuk membaca. Kami juga menyediakan area baca yang bebas digunakan pengunjung,” ujarnya.

Alchia menjelaskan, meski layanan digital melalui Gramedia Digital terus berkembang, minat masyarakat terhadap buku cetak masih cukup tinggi. Banyak pembaca yang tetap memilih buku fisik karena memberikan pengalaman berbeda dibanding membaca melalui gawai.

Selain buku, lanjutnya, Gramedia juga menyediakan berbagai produk alat tulis, permainan edukatif anak, hingga aneka kebutuhan stationery. Diversifikasi produk tersebut menjadi salah satu daya tarik bagi pengunjung dari berbagai kalangan.

Untuk mendorong minat baca, Gramedia juga aktif berkolaborasi dengan komunitas literasi. Di Semarang, sedikitnya 30 komunitas telah terlibat dalam berbagai kegiatan membaca bersama yang rutin digelar.

Baca juga:  Indosat Ooredoo Hutchison Luncurkan Paket Komunikasi Kuota Besar

“Kegiatan reading bareng cukup mendapat antusiasme. Kami berkolaborasi dengan banyak komunitas literasi di Semarang dan Jawa Tengah,” jelasnya.

Direktur Jateng Pos, Bejan Syahidan, menyambut baik inovasi yang dilakukan Gramedia dalam mendukung gerakan literasi. Menurutnya, kolaborasi antara media, komunitas, dan pelaku industri literasi penting untuk memperluas budaya membaca di masyarakat.

“Kami mengapresiasi langkah Gramedia yang terus berinovasi dan menghadirkan ruang literasi yang nyaman bagi masyarakat. Ini menjadi upaya positif untuk meningkatkan minat baca, khususnya di kalangan generasi muda,” tandasnya.(aln)


TERKINI

Rekomendasi

...

Simak Fakta Perilaku #Cari_Aman Berkendara

PLN Jateng DIY Siagakan 3.538 Personil

Donny Arsal Direktur Utama SIG

Semangat Ramadhan, PLN UP2D Jateng & DIY...