Inflasi Jateng Juni 2026 Capai 2,92 Persen, Tertinggi di Kota Tegal

JATENGPOS.CO.ID,  SEMARANG – Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jawa Tengah mencatat inflasi tahunan atau year on year (y-on-y) Jawa Tengah pada Juni 2026 sebesar 2,92 persen. Indeks Harga Konsumen (IHK) Jawa Tengah pada periode tersebut tercatat sebesar 111,64.

Kepala BPS Provinsi Jawa Tengah, Dr. Ali Said, M.A., mengatakan, inflasi Jawa Tengah masih berada pada level yang terkendali. Secara bulanan atau month to month (m-to-m), inflasi Juni 2026 mencapai 0,31 persen, sedangkan inflasi tahun kalender atau year to date (y-to-d) sebesar 1,51 persen.

“Pada Juni 2026, inflasi year on year Provinsi Jawa Tengah sebesar 2,92 persen dengan Indeks Harga Konsumen sebesar 111,64. Sementara inflasi month to month sebesar 0,31 persen dan year to date sebesar 1,51 persen,” ujar Ali Said, saat menyampaikan Berita Resmi Statistik BPS Jawa Tengah, Rabu (1/7/2026).

Baca juga:  Lagi, Sido Muncul Raih CSR Award 2024 dari Pemprov Jateng

Ali Said menjelaskan, inflasi tertinggi di antara kabupaten/kota pantauan IHK terjadi di Kota Tegal sebesar 3,13 persen dengan IHK 112,24. Sementara inflasi terendah tercatat di Kabupaten Wonosobo sebesar 2,76 persen dengan IHK 113,42.

“Perbedaan tingkat inflasi antardaerah dipengaruhi oleh perkembangan harga berbagai komoditas di masing-masing wilayah. BPS terus memantau pergerakan harga sebagai bagian dari penyediaan data resmi untuk mendukung pengendalian inflasi,” katanya.

BPS berharap, data inflasi tersebut dapat menjadi acuan pemerintah daerah bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dalam menjaga stabilitas harga dan daya beli masyarakat. Selain inflasi, BPS Jawa Tengah juga merilis perkembangan Nilai Tukar Petani (NTP), ekspor-impor, pariwisata, serta transportasi pada periode yang sama.(aln)


TERKINI

Rekomendasi

...