Baru Dibuka, BBW Books Semarang Langsung Diserbu


JATENGPOS.CO.ID, SEMARANG-  Hari pertama penyelenggaraan pameran buku internasional Big Bad Wolf Books di Queen City Mall langsung disambut antusias masyarakat. Ribuan pengunjung memadati The Suri Ballroom sejak pagi untuk berburu buku dengan diskon hingga 95 persen.

Pameran yang berlangsung pada 9-19 Juli 2026 tersebut dibuka setiap hari mulai pukul 10.00 hingga 22.00 WIB tanpa dipungut biaya masuk. BBW Semarang menghadirkan lebih dari satu juta buku internasional dari berbagai kategori, mulai buku anak, fiksi, nonfiksi, bisnis, pengembangan diri hingga referensi pendidikan.

Antusiasme masyarakat bahkan sudah terlihat sebelum pintu pameran dibuka. Sejumlah pengunjung mulai mengantre sejak pukul 08.00 WIB atau dua jam lebih awal untuk menjadi yang pertama masuk ke area pameran.

Marthius Wandi Budianto mengatakan pihaknya terkejut dengan tingginya minat masyarakat Kota Semarang pada hari pertama pembukaan. Menurutnya, sambutan tersebut menjadi sinyal positif terhadap perkembangan budaya literasi di ibu kota Jawa Tengah.


“Kaget banget dengan antusiasme Wolfies di Semarang. Mungkin karena ini pertama kali kami kembali lagi setelah tahun 2023. Senang sekali melihat sambutan masyarakat dan harapannya semakin banyak warga Semarang yang datang untuk menemukan bacaan yang menginspirasi,” ujarnya.

Baca juga:  69 SPBU Terapkan 'Green Energy'

Sekitar 60 hingga 70 persen koleksi yang dibawa BBW tahun ini merupakan buku anak-anak. Pilihan tersebut sengaja diperbanyak karena buku anak kini berkembang menjadi media belajar interaktif yang mampu menumbuhkan minat baca sejak usia dini.

“Anak-anak bisa belajar melalui sound book, activity book, pop-up book, buku phonics hingga buku belajar bahasa Inggris. Ini menjadi alternatif aktivitas yang lebih bermanfaat dibanding terlalu lama menggunakan gadget,” katanya.

Selain buku anak, pengunjung juga dapat menemukan berbagai buku nonfiksi seperti bisnis, pengembangan diri hingga referensi pendidikan. BBW juga menggandeng 20 hingga 30 penerbit lokal yang tergabung dalam Grup Agromedia untuk menghadirkan karya penulis Indonesia.

Panitia memastikan pengunjung tidak perlu khawatir kehabisan buku selama pameran berlangsung. Stok lebih dari satu juta buku akan terus diisi ulang setiap hari sesuai kebutuhan dan permintaan pengunjung.

Baca juga:  Ninja Xpress Perkuat Komitmen Dukung UKM

“Kami membawa lebih dari satu juta buku. Kalau ada yang habis akan langsung kami restock, bahkan di hari yang sama rak-rak akan kembali terisi,” jelas Marthius.

Ia menambahkan, karakter pengunjung di Semarang didominasi ibu-ibu dan anak-anak yang memanfaatkan masa libur sekolah untuk berwisata literasi. Kondisi tersebut membuat suasana pameran terasa lebih hidup dan ramah keluarga.

Sementara itu, BCA turut mendukung penyelenggaraan BBW Semarang 2026 sebagai bagian dari upaya memperluas akses masyarakat terhadap buku berkualitas. Dukungan tersebut juga diwujudkan melalui kemudahan transaksi bagi para pengunjung selama pameran berlangsung.

Monica Krisna Maharani menyebut kolaborasi ini merupakan bagian dari komitmen BCA dalam mendukung peningkatan literasi masyarakat Indonesia.

“Kami senang dapat menjadi bagian dari perayaan satu dekade Big Bad Wolf di Indonesia dan berharap pameran ini semakin mendorong budaya membaca menjadi gaya hidup yang inklusif dan berkelanjutan,” katanya.(aln)


TERKINI

Rekomendasi

...