JATENGPOS.CO.ID, SEMARANG- PT PLN (Persero) optimistis ekosistem kendaraan listrik di Indonesia akan terus berkembang seiring bertambahnya infrastruktur pendukung dan meningkatnya minat masyarakat. Hingga Juni 2026, jumlah Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di Indonesia telah mencapai 5.016 unit, termasuk 314 unit yang tersebar di Jawa Tengah.
General Manager PLN UID Jawa Tengah, Bramantyo Pambudi, mengapresiasi penyelenggaraan INDOMOBIL EXPO di Main Atrium 23 Mall Semarang yang berlangsung pada 4–9 Agustus 2026. Menurutnya, pameran tersebut menjadi sarana penting untuk memperkenalkan kendaraan listrik sekaligus memperluas ekosistem electric vehicle (EV) di Indonesia.
Ia menjelaskan, pengembangan ekosistem kendaraan listrik didukung sejumlah regulasi, mulai dari Peraturan Presiden Nomor 55 Tahun 2019 tentang percepatan kendaraan bermotor listrik berbasis baterai, Permen ESDM Nomor 1 Tahun 2023 mengenai infrastruktur pengisian kendaraan listrik, Kepmen ESDM Nomor 24 Tahun 2025 tentang rencana SPKLU 2025–2030, hingga RUPTL PLN 2025–2034 yang menjadi pedoman pengembangan ekosistem EV nasional.
“Dengan semakin banyak kegiatan seperti INDOMOBIL EXPO, kami berharap ekosistem kendaraan listrik semakin luas. Mari kita bersama-sama menggunakan kendaraan listrik dan mewujudkan Indonesia yang lebih hijau,” ujarnya, dalam kegiatan INDOMOBIL EXPO di Main Atrium 23 Mall Semarang, Selasa (4/8/2026).
Ia mengatakan, kebutuhan SPKLU diproyeksikan meningkat secara eksponensial mulai 2028 seiring pertumbuhan populasi kendaraan listrik. Proyeksi tersebut mengacu pada asumsi rasio kendaraan listrik terhadap SPKLU yang berubah dari 1:17 pada periode 2025–2027 menjadi 1:15 mulai 2028.
Bramantyo menambahkan, hingga Juni 2026 jumlah SPKLU nasional telah mencapai 5.016 unit. Sebarannya didominasi Pulau Jawa, yakni DKI Jakarta 1.223 unit, Jawa Barat 790 unit, Jawa Timur 443 unit, Banten 390 unit, dan Jawa Tengah sebanyak 314 unit.
“PLN akan terus memperluas pembangunan SPKLU di lokasi-lokasi strategis agar masyarakat semakin nyaman beralih ke kendaraan listrik serta mendukung target pemerintah menuju transisi energi yang bersih dan berkelanjutan,” pungkasnya.(aln)






