JATENGPOS.CO.ID, SEMARANG – Direktorat Jenderal Pajak (DJP) terus mendorong tumbuhnya kesadaran pajak di kalangan generasi muda. Upaya tersebut dilakukan melalui kegiatan Pajak Bertutur 2026 yang menyasar pelajar dari berbagai jenjang pendidikan.
Kabid Penyuluhan, Pelayanan dan Humas Kanwil DJP Jateng I, Teguh Pribadi Prasetya mengatakan, pengenalan pajak sejak dini penting untuk membangun pemahaman bahwa pajak memiliki peran dalam kehidupan masyarakat. Melalui edukasi yang diberikan secara sederhana dan interaktif, pelajar diharapkan mulai memahami fungsi pajak bagi pembangunan, katanya.
“Pajak bukan hanya sekadar kewajiban, tetapi merupakan bentuk kontribusi masyarakat yang digunakan untuk mendukung pembangunan dan kesejahteraan,” ujarnya.
Pajak Bertutur 2026 mengusung tema “Pajak Kita: Energi Generasi Juara” dengan tagline “Sehari Mengenal, Selamanya Bangga.” Kegiatan ini dikemas dengan pendekatan edukatif dan interaktif agar materi perpajakan lebih mudah diterima oleh peserta didik.
Di Jawa Tengah, salah satu kegiatan Pajak Bertutur digelar di SMP Negeri 2 Semarang dengan melibatkan sekitar 100 siswa. Secara nasional, kegiatan tersebut dilaksanakan serentak dengan melibatkan 34 Kanwil DJP, 352 KPP dan 204 KP2KP.
Sebanyak 26.114 peserta dari jenjang sekolah dasar hingga perguruan tinggi mengikuti Pajak Bertutur 2026. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya DJP memperkenalkan nilai dan manfaat pajak kepada generasi yang nantinya akan menjadi bagian dari masyarakat dan wajib pajak.
Teguh menambahkan, generasi muda perlu mendapatkan pemahaman yang benar mengenai pajak sebelum mereka memasuki dunia kerja dan menjadi wajib pajak. Dengan pengetahuan yang diberikan sejak sekolah, kesadaran pajak diharapkan tumbuh bukan karena paksaan, melainkan dari pemahaman mengenai manfaatnya, ungkapnya.
“Harapannya, anak-anak ini memahami bahwa mereka nantinya juga menjadi bagian dari masyarakat yang ikut berkontribusi dalam pembangunan melalui pajak,” tandasnya.
Melalui Pajak Bertutur, DJP berharap edukasi perpajakan dapat menjadi bagian dari pembentukan karakter generasi muda yang sadar akan perannya sebagai warga negara. Pemahaman tersebut diharapkan terus terbawa hingga mereka dewasa dan menjadi wajib pajak yang bertanggung jawab.(aln)




