Pasar Budaya Mowowangi Hidupkan UMKM dan Gerakan Peduli Sampah


JATENGPOS.CO.ID,  SEMARANG – Pasar Budaya Mowowangi kembali digelar di sepanjang Jalan Pedurungan Tengah, Semarang, Minggu (4/10). Kegiatan tersebut menjadi ruang bagi masyarakat untuk mengembangkan usaha berbasis budaya sekaligus membangun kepedulian terhadap lingkungan.

Kegiatan yang digelar PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Integrated Terminal Semarang bersama Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Kampung Budaya itu dikemas dalam Festival Mowowangi.

Festival tersebut digelar sebulan sekali dengan konsep yang berbeda-beda. Pada pelaksanaan kali ini, Pasar Budaya Mowowangi diarahkan menjadi destinasi wisata edukasi budaya sekaligus ruang untuk memperkenalkan kembali tradisi dan kearifan lokal kepada generasi muda.

Kegiatan berlangsung mulai pukul 06.30 hingga 10.30 WIB dan terbuka untuk umum. Beragam aktivitas dihadirkan, mulai bazar UMKM kuliner, lomba mewarnai anak, aktivasi MyPertamina hingga program tukar sampah dengan sembako.

Produk lokal juga menjadi bagian penting dalam kegiatan tersebut. Kelompok Tani Tani Mulyo menghadirkan sejumlah produk hasil pertanian dan peternakan yang telah diolah menjadi produk siap konsumsi, seperti Wingko Sukun, Wedang Juser berbahan jeruk dan serai, Wedang Dayak serta telur kampung.

Baca juga:  MTF Sukses Jadi Official Leasing Partner GIIAS Semarang

Program tukar sampah menjadi salah satu kegiatan yang mendapat antusiasme masyarakat. Warga membawa sampah botol plastik yang kemudian ditukar dengan sembako, sehingga kegiatan tersebut tidak hanya membantu mengurangi sampah tetapi juga memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.

Dari kegiatan itu, terkumpul sebanyak 33,375 kilogram sampah botol plastik. Sampah tersebut selanjutnya dikelola Bank Sampah Nyampah Ngumpul Mulyo untuk dipilah dan diolah kembali.

“Yang kami dorong adalah bagaimana potensi yang sudah dimiliki masyarakat dapat terus berkembang dan memberikan manfaat yang lebih luas. Harapannya kegiatan ini dapat mendorong kemandirian masyarakat dan mampu menjaga keberlanjutan program,” ujar Integrated Terminal Manager Semarang PT Pertamina Patra Niaga, Olivia Proboningrum Chintami Graha.

Ketua Kampung Budaya, Suparji, menyampaikan apresiasi atas keterlibatan Pertamina dalam kegiatan Pasar Budaya Mowowangi. Menurutnya, dukungan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat kegiatan di Kampung Budaya agar semakin dikenal masyarakat.

Baca juga:  Telkomsel Pastikan Jaringan dan Layanan Broadband Andal

“Terima kasih kepada Pertamina yang sudah ikut mendukung kegiatan di Kampung Budaya. Semoga ke depannya kegiatan ini semakin meriah dan dikenal lebih luas oleh masyarakat,” ujarnya.

Warga yang mengikuti program tersebut juga merasakan manfaat langsung dari kegiatan tukar sampah. Selain membantu mengurangi sampah plastik, warga mendapat kebutuhan rumah tangga dari sampah yang mereka kumpulkan.

“Kita tukar 1 kilogram botol plastik bekas setelah minum menjadi sembako yang isinya bermanfaat banget,” ujar Evi, salah seorang warga.

Pasar Budaya Mowowangi sekaligus menjadi upaya mempertemukan potensi ekonomi masyarakat dengan gerakan pelestarian lingkungan. Produk hasil pertanian dan peternakan warga mendapat ruang untuk dikenalkan, sementara sampah plastik dikumpulkan agar dapat dikelola kembali.

Kegiatan tersebut sejalan dengan komitmen Pertamina dalam mendorong pemberdayaan masyarakat secara berkelanjutan. Program ini juga mendukung Sustainable Development Goals (SDGs) 8 tentang pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi melalui pengembangan usaha masyarakat serta SDGs 12 tentang konsumsi dan produksi yang bertanggung jawab melalui pengelolaan sampah.(aln)


TERKINI

Rekomendasi

...