Angkutan Barang KAI Daop 4 Tumbuh 21,66 Persen, Tembus 269 Ribu Ton


JATENGPOS.CO.ID, SEMARANG – Volume angkutan barang PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 4 Semarang mencapai 269.723 ton selama Januari-September 2026. Capaian tersebut tumbuh 21,66 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebanyak 221.714 ton atau bertambah 48.009 ton.

Pertumbuhan ini menunjukkan peningkatan pemanfaatan kereta api sebagai moda transportasi logistik untuk mendukung distribusi berbagai komoditas. KAI Daop 4 Semarang mengoperasikan rata-rata 28 perjalanan kereta api barang per hari untuk melayani pengangkutan retail, petikemas, semen, dan bahan bakar minyak (BBM).

Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Luqman Arif, menjelaskan bahwa pertumbuhan volume angkutan barang menjadi perkembangan positif bagi layanan logistik perusahaan. Capaian tersebut sekaligus menjadi momentum untuk mengoptimalkan operasional dan memperkuat kerja sama dengan pelanggan serta mitra usaha.

“Pertumbuhan volume angkutan barang hingga September 2026 menunjukkan perkembangan positif pada layanan logistik KAI Daop 4 Semarang. Kami terus berupaya mengoptimalkan operasional dan memperkuat kolaborasi dengan para mitra agar layanan angkutan barang dapat mendukung kebutuhan distribusi secara andal dan terencana,” ujarnya.

Baca juga:  DNES 2022 Dukung Percepatan Digitalisasi Hingga Pelosok Desa

Dari sisi operasional, layanan angkutan barang didukung sejumlah perjalanan kereta dengan relasi antardaerah. Angkutan semen dilayani KA Bungtalun Service pada relasi Karangtalun-Brumbung, KA Bramnambo Service pada relasi Brambanan-Nambo, serta KA Arja Poncol pada relasi Semarang Poncol-Arjawinangun, termasuk perjalanan arah sebaliknya.

Sementara itu, angkutan BBM dilayani KA Gamao Tanker pada relasi Maos-Larangan dan arah sebaliknya. Layanan ini menjadi bagian dari jaringan distribusi komoditas energi yang membutuhkan pengangkutan secara terjadwal.

Untuk komoditas petikemas, KAI mengoperasikan sejumlah layanan, antara lain KA Priukmas Cargo pada relasi Pasoso-Kalimas, KA Brumbung Cargo pada relasi Pasoso-Brumbung, serta KA Kalmas Cargo yang menghubungkan Kalimas-Klari. Ada pula KA Benteng Cargo dan KA Aksa Cargo yang melayani konektivitas sejumlah wilayah, termasuk Surabaya, Solo, dan Kalimas.

Adapun angkutan retail didukung KA Parcel Utara pada relasi Surabaya Pasar Turi-Jakarta Gudang dan arah sebaliknya. Distribusi juga dilayani KA Blambangan Ekspress yang menghubungkan Ketapang dengan Pasar Senen, sedangkan pengangkutan retail turut memanfaatkan kereta penumpang reguler tertentu, termasuk KA Pandalungan.

Baca juga:  Enesis Group Peduli Penanganan Covid-19

Luqman menambahkan, jaringan angkutan tersebut mendukung konektivitas distribusi barang antardaerah melalui moda kereta api. Pola perjalanan terjadwal memberikan alternatif bagi pelaku usaha dalam merencanakan pengiriman sesuai kebutuhan rantai pasok.

KAI Daop 4 Semarang terus mengoptimalkan layanan melalui evaluasi operasional, penguatan koordinasi dengan mitra, serta penjajakan peluang kerja sama baru. Upaya ini diharapkan dapat menjaga kelancaran distribusi komoditas sekaligus memperkuat kontribusi kereta api dalam menunjang aktivitas industri dan perdagangan.

Melalui pengembangan layanan secara berkelanjutan, KAI berupaya menghadirkan angkutan barang yang andal dan responsif terhadap kebutuhan pelanggan. Pertumbuhan volume hingga September 2026 menjadi salah satu indikator perkembangan layanan logistik yang terus dioptimalkan perusahaan.(aln)


TERKINI

Rekomendasi

...