Seni Meracik Teh, Bagian dari Gaya Hidup Modern


JATENGPOS.CO.ID, SEMARANG – Menikmati teh bukan sekadar meneguk minuman, tetapi juga mengenali aroma, karakter rasa, dan perpaduan bahan di dalamnya. Dari teh hijau beraroma melati hingga oolong dengan cita rasa khas, setiap jenis teh menawarkan pengalaman berbeda bagi penikmatnya.

Seiring perkembangan gaya hidup perkotaan, teh hadir dengan cara penyajian yang semakin beragam. Selain diseduh secara tradisional, teh juga dipadukan dengan susu dan bahan lain untuk menghasilkan racikan yang sesuai dengan selera masyarakat modern.

Tren tersebut turut terlihat dari kehadiran CHAGEE di Semarang. Brand teahouse internasional ini telah membuka gerai di DP Mall Semarang dan 23 Semarang Mall, dengan sejumlah pilihan minuman berbasis teh.

Beberapa varian yang ditawarkan antara lain BO·YA Jasmine Green Milk Tea, Peach Oolong Milk Tea, dan Da Hong Pao Milk Tea. Perbedaan jenis teh dan perpaduan bahan memberikan karakter aroma serta rasa tersendiri pada setiap racikan.

Baca juga:  Gasblock, Ikon Terkini Desa Energi di Balkondes PGN Karangrejo

Dalam seni meracik teh, keseimbangan rasa menjadi salah satu unsur penting. Karakter teh sebagai bahan dasar perlu berpadu dengan bahan tambahan sehingga menghasilkan minuman dengan cita rasa yang sesuai, baik bagi penikmat teh dengan aroma ringan maupun rasa yang lebih kuat.

*Teh dan Gaya Hidup Perkotaan*

Selain racikan minuman, perkembangan budaya minum teh juga berkaitan dengan ruang untuk menikmatinya. Kedai teh kini menjadi salah satu pilihan tempat untuk berbincang, bekerja, atau mengambil jeda di tengah aktivitas sehari-hari.

Hal tersebut tercermin pada gerai CHAGEE di 23 Semarang Mall yang mengusung konsep Tea Conservatory. Gerai seluas 238 meter persegi ini memiliki area duduk indoor dan outdoor yang menghadap taman kota.

Interiornya memadukan elemen kayu bergaya Jawa, ubin terakota, tempat duduk lesehan, serta detail batik. Sentuhan arsitektur yang terinspirasi Lawang Sewu turut memperlihatkan upaya menghubungkan desain modern dengan karakter budaya Semarang.

Baca juga:  Bupati Demak Apresiasi Donasi Pegawai PLN

General Manager CHAGEE Indonesia, Adinda Yozari, mengatakan unsur lokal menjadi pertimbangan dalam merancang gerai tersebut agar memiliki keterkaitan dengan identitas kota.

“Kami ingin membuat ruang yang terasa sangat kental dengan Semarang. Kota ini mempunyai karakter yang beragam dan kehangatan yang sangat kami hargai,” ujar Adinda.

Menurutnya, inspirasi arsitektur Lawang Sewu dan penggunaan tempat duduk lesehan merupakan bagian dari pendekatan desain yang disesuaikan dengan karakter Semarang. Konsep tersebut diharapkan dapat menghadirkan ruang untuk menikmati minuman sekaligus menghabiskan waktu bersama.

CHAGEE menggelar grand opening gerai 23 Semarang Mall pada 24–25 Oktober 2026, disertai penawaran paket minuman dan program hadiah. Gerai tersebut beroperasi setiap hari pukul 10.00–22.00 WIB.(aln)



TERKINI

Rekomendasi

...