Everton Pecat Lampard

Frank Lampard

JATENGPOS.CO.ID, LONDON – Kekalahan yang diterima Everton 0-2 dari West Ham United pada pertandingan Liga Inggris 2022/2023 akhir pekan lalu, berbuntut panjang untuk Frank Lampard. Pada hari Senin (23/01/2023), Everton secara resmi mengumumkan pemecatan Frank Lampard sebagai manajer.

Satu tahun kurang Frank Lampard menangani Everton dan situasi di sana tidak mudah diatasinya. The Toffees – julukan Everton – berkutat di zona degradasi pada Premier League 2022-2023 dan klub mengambil pilihan mudah: memecat pelatih.

Suksesor Rafael Benitez, Frank Lampard telah resmi dipecat Everton beserta staf kepelatihannya seperti Joe Edwards, Paul Clement, Ashley Cole, dan Chris Jones. Hanya Alan Kelly (pelatih kiper) yang bertahan.

“Everton Football Club dapat mengonfirmasi bahwa Frank Lampard telah meninggalkan jabatannya sebagai pelatih tim utama hari ini. Joe Edwards, Paul Clement, Ashley Cole dan Chris Jones juga telah meninggalkan Klub. Alan Kelly akan tetap sebagai pelatih kiper,” tutur pernyataan Everton.

“Semua orang di Everton ingin berterima kasih kepada Frank dan staf pelatihnya atas pengabdian mereka selama 12 bulan yang penuh tantangan.”

“Frank dan komitmen serta dedikasi timnya telah menjadi teladan selama mereka di klub, tetapi hasil terkini dan posisi liga saat ini membuat keputusan sulit ini harus diambil. Kami berharap Frank dan semua tim di belakangnya baik-baik saja untuk masa depan mereka.”

Selagi Everton mencari pelatih baru klub menunjuk Paul Tait dan Leighton Baines sebagai pelatih interim. Saat ini Everton ada di urutan 19 klasemen dengan 15 poin dari 20 laga, terpaut dua poin dari Wolverhampton Wanderers di peringkat 17.

Dipecatnya legenda Chelsea berusia 44 tahun itu kembali menjadi ‘coreng hitam’ dalam karier kepelatihannya. Sempat menjalani karier dengan baik bersama Derby County (2018-2019), Lampard kemudian kesulitan kala menangani Chelsea dan Everton.

“Lampard pergi. Tak bisa dicegah. Membuat beberapa keputusan buruk dari sisi taktik, tetapi ia membayar harga dari kesalahan pendahulunya, bertahun-tahun tidak kompeten, rekrutmen buruk, dan para pemain gagal mengambil tanggung jawab,” ucap penulis The Times, Henry Winter.

“Lampard peduli kepada tim. Selamat berjuang untuk penerusnya. Klub yang hebat tapi berantakkan,” lanjut dia.

Total, Lampard pergi dari Everton dengan catatan 44 laga, 24 kekalahan, 12 kemenangan, dan 8 hasil imbang dengan rata-rata kemenangan 27,3 persen.

Mengutip situs Daily Mail, usai kekalahan dari West Ham, Lampard memang sudah dipanggil oleh pemilik tim Everton, Moshiri. Bukan cuma itu, dalam pertemuan turut hadir Bill Kenwright dan Direktur Olahraga, Kevin Thelwell. Dari pertemuan ini diputuskan, Everton memang membutuhkan perubahan.

Pasca kekalahan dari West Ham, tim sendiri libur dari aktkfitas latihan pada hari Senin dan baru akan kembali berlatih pada hari Selasa.

Masih menurut Daily Mail, sembari manajemen Everton mencari manajer baru, mereka telah menunjuk sosok pengganti sementara Frank Lampard.

Disebutkan legenda tim, Leighton Baines, yang bertanggung jawab atas tim Everton U-18, dan pelatih kepala Everton U-21 akan memegang tim. (bol/riz)