Beranda Ekonomi Fadholi Dukung Kauman Kidul Jadi Kawasan Agro Wisata

Fadholi Dukung Kauman Kidul Jadi Kawasan Agro Wisata

774
Anggota DPR RI Drs.H. Fadholi bersama Walikota Salatiga Yuliyanto melakukan panen lele di kolam Sri Gethuk, Kauman Kidul. FOTO:DEKAN BAWONO/JATENGPOS

JATENGPOS.CO.ID. SALATIGA-Anggota DPR /MPR RI Drs. H. Fadholi mendukung  penuh kawasan Dukuh Legok, Kelurahan Kauman Kidul Kecamatan Sidorejo dijadikan  kawasan agrowisata. Karena kawasan seluas sekitar 30 hektar ini memiliki potensi pertanian dan wisata alam yang bisa dikembangkan menjadi daya tarik wisata.

“Kondisi alam yang dimiliki daerah Kaum Kidul ini cukup bagus dan berpotensi untuk  dikembangkan sehingga bisa menarik wisatawan untuk berkunjung. Saya mendukung desa ini menjadi kawasan wisata,” ujar anggota Komisi IV DPR RI ini  dalam acara panen lele Kelompok Pembudidaya Ikan (Pokdakan) Putra Tirta Agung Kauman Kidul bersama Walikota Yuliyanto, Selasa (27/2).

Dikatakan Fadholi, potensi yang dimiliki daerah Legok ini berupa lahan yang dialiri irigasi sepanjang tahun. Air irigasi ini tidak pernah kering karena berasal dari Umbul Senjoyo dan Kalitaman. Selain itu panorama daerah ini cukup indah dengan hamparan persawahan yang subur dan pemandangan Gunung Merbabu.

“Konsep agrowisata baik pertanian maupun budidaya ikan potensial dikembangkan di sini.  Saya mendukung  pemerintah kota bahkan hingga ke pusat untuk bisa megembangkan potensi wisata ini,” tandasnya. Dengan begitu lanjut Fadholi, bisa menggerakkan ekonomi masyarakat desa setempat  dan juga bisa membuka lapangan kerja baru.

Sementara dalam panen lele itu,  Pokdakan Putra Tirta Agung berhasil panen lele sembilan kolam di sawah Sri Gethuk Kauman Kidul. Fadholi berpesan agar hasil panen digunakan untuk pengembangan usaha budidaya lele.

“Jika hasil panen sudah bisa untuk meningkatkan usaha, sisanya baru dipergunakan untuk membeli kebutuhan lain. Jangan semua hasil panen digunakan untuk beli motor, sementara budidaya lelenya berhenti dulu, lalu menunggu bantuan dari pemerintah.  Jika demikian usaha bapak semua akan kacau,” imbuhnya.

Sementara, Walikota  Yuliyanto berkomitmen mendukung pengembangan Kauman Kidul menjadi kawasan Agrowisata.  Ia akan mengajak dinas terkait untuk keroyokan menggarap desa ini menjadi desa wisata. Akses jalan dan saluran irigasi sudah dibangun.

“Tentunya kita juga membutuhkan petani untuk bekerjasama mewujudkan niatan tersebut. Sekarang sedang diproses konsolidasi 115 bidang tanah milik warga untuk mendukung Kauman Kidul sebagai desa wisata,” ujar Walikota.

Walikota juga berharap piranti desa wisata dibuat semaksimal mungkin. Kauman Kidul harus membuat yang unik, menarik, dan berbeda agar nantinya kawasan sawah ini menjadi tempat kunjungan yang menarik. (deb/biz/muz)