Beranda Jateng Fadholi : Kerukunan Warga Modal Tegaknya NKRI

Fadholi : Kerukunan Warga Modal Tegaknya NKRI

Sosialisasikan Empat Pilar Kebangsaan

314
JAGA KERUKUNAN : Anggota DPR/MPR RI Drs.H.Fadholi saat mensosialisasikan empat pilar kebangsaan kepada para tokoh masyarakat dan petani.
JAGA KERUKUNAN : Anggota DPR/MPR RI Drs.H.Fadholi saat mensosialisasikan empat pilar kebangsaan kepada para tokoh masyarakat dan petani.

JATENGPOS.CO.ID, SALATIGA – Anggota DPR/MPR RI Drs.H. Fadholi menegaskan, kerukunan yang terjalin di tengah masyarakat merupakan modal utama untuk tegaknya Negara Kesatuan Republik Indonesia ( NKRI). Mustahil terjalin persatuan bilamana masyarakatnya tidak rukun.

“Untuk itu marilah kita ciptakan kerukunan di masyarakat tanpa memandang latar belakang dan perbedaan. Bila masyarakat rukun, maka persatuan akan terjalin dan dengan persatuan negara akan kuat,” ujar Fadholi saat mensosialisasikan empat pilar kebangsaan di Joglo Kauman Kidul, Sabtu (9/2) kemarin.

Sosisalisasi empat pilar yang dilakukan oleh Fadholi ini diikuti sebanyak 150-an orang yang terdiri dari petani dan tokoh masyarakat dari daerah Desa Sendang, Kecamatan Bringin. Legislator dari Fraksi Partai Nasdem ini juga selalu mengingatkan pentingnya menjaga dan memupuk rasa persatuan dan kerukunan di tengah-tengah masyarakat.

“Jaga selalu kerukunan dan kebersamaan dalam bingkai Bhineka Tunggal Ika. Jaga NKRI dan amalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Dan jangan mudah terpancing dengan berita-berita yang tidak benar (hoak) yang memecah belah,” tandas Fadholi .

Fadholi juga menghimbau kepada masyarakat untuk selalu menghargai setiap perbedaan di masyarakat. Baik perbedaan suku, agama, pandangan politik dan sebagainya. Karena menurutnya perbedaan itu justru merupakan suatu anugerah dari Tuhan YME.

“Negara ini terdiri dari bermacam-macam suku dan agama, namun tetap bisa bersatu dalam kerangka NKRI dengan landasan idiologi Pancasila dan semboyan Bhineka Tunggal Ika,” tandasnya.

Dalam kesempatan itu Fadholi juga berdialog secara interaktif, dimana para peserta sosialisasi juga diminta untuk menghafalkan silasila dalam Pancasila. Tujuannya selain untuk mengetes pemahaman terhadap dasar negara, sekaligus juga untuk mengingatkan agar hafal dan mengamalkan sila-sila dan nilai-nilai Pancasila tersebut dalam kehidupan sehari-hari. (deb/bis/sgt)