Fraksi PDIP Dukung Langkah Pemkot Solo dalam Penanganan Pandemi

19
Penyemprotan desinfektan gabungan anggota Fraksi PDIP DPRD, Satgas PDIP, Linmas, PMI, TNI dan Polri di Kota Solo dalam upaya memutus penyebaran Covid-19. 

JATENGPOS.CO.ID, SOLO – Fraksi PDIP DPRD Kota Solo mendukung langkah-langkah yang telah diambil Pemerintah Kota (Pemkot) dalam menangani persoalan Pandemi Covid-19 di kota bengawan. Salah satunya kebijakan percepatan vaksinasi untuk mencapai herd immunity.

Ketua Fraksi PDIP DPRD Kota Solo, YF Sukasno mengatakan, di tengah lonjakan angka warga yang terpapar Covid-19, langkah duet Walikota Gibran Rakabuming dengan Wakil Walikota (Wawali) Teguh Prakosa dalam mempercepat vaksinasi Covid-19 sudah tepat. Karena itu, sebagai wakil rakyat mereka mendukung langkah tersebut.

“Kami dari Fraksi PDIP DPRD Kota Solo mendukung langkah dan kebijakan Mas Walikota dan Pak Wakil Walikota dalam menangani persoalan Pandemi di kota bengawan. Mendukung sepenuhnya keputusan Mas Walikota dan Pak Wakil Walikota terkait pelaksanaan Vaksin yg sudah menjangkau seluruh lapisan masyarakat,” ujarnya.

Sukasno memaparkan, langkah langkah percepatan vaksin yang dilaksanakan saat ini, sangat disyukuri oleh seluruh lapisan masyarakat. “Dengan makin banyak masyarakat yang sudah divaksin tentunya akan mempercepat tercapainya herd immunity, sehingga penyebaran Covid-19 bisa segera terhenti. Tentunya dengan tetap menerapkan protokol kesehatan (prokes) 5M,” paparnya.

Selain percepatan vaksinasi, pihaknya juga mendukung rencana Pembelajaran Tatap Muka (PTM). Dimana salah satu bentuk dukungannya adalah dengan memberikan bantuan sarana prasarana yang diperlukan demi keselamatan anak didik selama menjalani PTM.

“Bantuan tersebut ditujukan untuk baik sekolah negeri maupun swasta. Kami tetap menekankan pelaksanaan PTM dievaluasi setiap pekan,” imbuhnya.

Fraksi PDIP DPRD Kota Solo juga mengusulkan agar dalam mengatasi Pandemi Pemkot berkoordinasi secara intens dengan kepala daerah di Solo Raya. Termasuk dalam pelaksanaan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

“Khususnya untuk pengawasan harus lebih diintensifkan termasuk koordinasi dengan Jogo Tonggo untuk ikut membantu pengawasan lingkungan masing-masing. Kami pun sebagai legislatif mendukung sepenuhnya kebutuhan anggaran (refocusing) untuk mengatasi Pandemi Covid-19 di,” tegasnya. (Jay/bis)