Gandeng Dua Fakultas IAIN Salatiga, Pesantren Ini Susun Kurikulum untuk Lansia

Kunjungan mahasiswa Kuliah Kerja Lapangan (KKL) Program Studi Ilmu Hadits, Fakultas Ushuluddin, Adab dan Humaniora (FUADAH), Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Salatiga ke Pondok Pesantren Kasepuhan Raden Rahmat Banyubiru.

JATENGPOS.CO.ID, SEMARANG — Pondok Pesantren Kasepuhan Raden Rahmat Kab. Banyubiru mendapatkan kunjungan mahasiswa Kuliah Kerja Lapangan (KKL) Program Studi Ilmu Hadits, Fakultas Ushuluddin, Adab dan Humaniora (FUADAH), Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Salatiga.

Selain melaksanakan kegiatan KKL, Fakultas Ushuluddin, Adab dan Humaniora (FUADAH), Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Salatiga juga menjalin kerjasama dengan Pesantren Kasepuhan Raden Rahmat Kab. Semarang yang diawali dengan penandatangan Nota Kesepahaman (MoU) oleh Direktur Pesantren Kasepuhan Raden Rahmat, Ustadz Sholikhin. Nota Kesepahaman keduabelah pihak akan fokus pada kerjasama di bidang Pendidikan, Keagamaan, Penelitan dan Kewirausahaan.

Di bidang Pendidikan dan Keagamaan, pesantren yang khusus memberikan pendampingan, pelayanan dan pembinaan lanjut usia ini, berencana akan menyusun kurikulum kelansiaan, terutama yang berhubungan dengan literasi referensi Hadits tentang Lansia.

Ustadz Gufron selaku perwakilan Fakultas Ushuluddin, Adab dan Humaniora (FUADAH), Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Salatiga mengatakan, “ini adalah tawaran dan tantangan menarik bagi kami untuk bisa menghadirkan bahan ajar bagi lanjut usia dalam menata usianya yang semakin senja agar terus ditumbuhkan dan dikuatkan amal ibadahnya manggapai akhir hayat husnul khotimah” , imbuhnya saat memberikan sambutan KKL dan penandatangan MoU Selasa (15/06) di Aula Pesantren Kasepuhan Raden Rahmat.

Sementara itu, Muhammad Solikin, Direktur Pesantren Kasepuhan Raden Rahmat mengatakan, bahwa sebelumnya Pesantren juga telah bekerjasama dengan Fakultas Dakwah IAIN Salatiga dalam menyusun Panduan Fiqih Ibadah bagi Lanjut Usia. “Kami menyambut baik kerjasama ini, setelah dengan Fakultas Dakwa IAIN Salatiga, sekarang bersama Fakultas Ushuluddin, Adab dan Humaniora (FUADAH), Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Salatiga, rencananya kami akan menyusun buku Jalan Indah Menurut Sunah menuju akhir hayat Husnul Khotimah”, ujar Ustadz Muhammad Solikin. Kedua buku tersebut akan menjadi buku ajar dalam kurikulum yang diterapkan di Pondok Pesantren Kasepuhan Raden Rahmat, dan akan segera di ekspose melalui Kuliah Umum ke beberapa kampus sebelum sosialisasikan ke 35 kota dan kabupaten se- Jawa Tengah.

Kegiatan KKL ini dihadiri oleh jajaran staf pengajar Program Studi Ilmu Hadits IAIN Salatiga bersama Mahasiswa dengan menerapkan protokol kesehatan yang berlaku, seperti mencuci tangan, cek suhu tubuh, menggunakan masker dan menjaga jarak. (fid)