Ganjar dan Gibran Pimpin Bersepeda 120 Km

Antusias : Terlihat peserta Bank Jateng Tour de Borobudur 2021 tengah melakukan star yang menempung jarak 120 km di Kota Solo. FOTO : DOK/JATENG POS.

JATENGPOS.CO.ID, SEMARANG – Kegiatan bersepeda terbesar di Jawa Tengah, Bank Jateng Tour de Borobudur 2021 kembali digelar, Sabtu(6/11). Kali ini Kota Solo didaulat jadi tuan rumah mengawali event ke 21 yang digagas komunitas Semarang Bicycle Association (Samba) bekerja sama dengan Bank Jateng tersebut.

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo serta Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka memimpin 150 peserta bersepeda sejauh 120 Km membelah alam Jawa Tengah menuju Candi Pawon dan Candi Borobudur.

Bank Jateng Tour de Borobudur kali ini mengambil tema ‘Saya sudah divaksin’. Setiap peserta telah menjalani swab antigen dan telah menjalani vaksinasi lengkap. Start sendiri dimulai pukul 06.00 Wib di halaman Benteng Vastenburg, Solo dan dilepas Kapolda Jateng, Irjen Pol Ahmad Luthfi.

Dalam sambutannya, Ganjar berpesan agar para peserta tetap menjaga protokol kesehatan hingga digaris finish. Para peserta akan diajak melewati sejumlah obyek wisata seperti Pelataran Candi Sewu, Agribisnis Tempel, Candi Prambanan, Candi Borobubudur dan Candi Pawon.

“Rutenya sangat indah ya meskipun tantangannya berat. Kita akan melalui jalur pedesaan. Saya aja deg-degan ini,” kata Ganjar sebelum start.

Ganjar pun berharap kegiatan ini mengawali persiapan pembukaan obyek wisata di Jawa Tengah seiring menurunnya angka Covid-19.

Sementara itu, ketua panitia Bank Jateng Tour de Borobudur 2021, Hendra Dharmanto menyebut rute bersepeda kali ini merupakan rute baru dan berbeda dengan tahun sebelumnya. Rencana di tahun ini Tour de Borobudur akan digelar sebanyak lima seri.

“Hari ini seri pertama ya. 150 peserta dan semua sudah divaksin. Selain tempat wisata. Disetiap titik juga akan ada hiburan kesenian. Kita juga melibatkan desa-desa wisata,” tandas Hendra.

Setelah seri pertama, Bank Jateng Tour de Borobudur di seri kedua nanti juga akan digelar balap sepeda yang melibatkan atlet-atlet sepeda tanah air. Uniknya rute yang dilalui pun merupakan jalur pedesaan dan pegunungan yang menyugukan pemandangan keindahan alam. Start akan dimulai dari Candi Borobudur menuju Nepal Van Java

“Besok pagi langsung lanjut seri 2. 100 peserta akan adu cepat dari Borobudur menuju Nepal Van Java. Sementara 3 seri sisanya akan digelar bulan ini,” tutup Hendra. (biz/ucl)