Beranda Jateng Ganjar Optimistis Vaksinasi Tahap Pertama di Jateng Selesai Lebih Cepat

Ganjar Optimistis Vaksinasi Tahap Pertama di Jateng Selesai Lebih Cepat

15
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo melihat pelaksanaan vaksinasi untuk tenaga kesehatan di RSUD Sunan Kalijaga, Kabupaten Demak, Selasa (26/1).

JATENGPOS.CO.ID, DEMAK – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo optimistis vaksinasi COVID-19 tahap pertama dengan penerima para tenaga kesehatan dapat selesai lebih cepat dari target waktu yang telah ditentukan sebelumnya yakni 28 Januari 2021.

“Jateng bisa selesaikan vaksinasi tahap pertama sebelum vaksinasi tahap kedua dimulai, target sehari vaksinasi puskesmas 50 nakes dan rumah sakit 200 nakes bisa tercapai,” kata Ganjar usai meninjau vaksinasi tahap pertama termin kedua di Puskesmas Demak 1 dan RSUD Sunan Kalijaga, Kabupaten Demak, Selasa.

Orang nomor satu di Jateng itu menyebut persiapan pelaksanaan vaksinasi COVID-19 untuk nakes di Jateng sudah baik.

“Persiapannya bagus, peralatannya oke, pelaksanaannya oke, kita targetkan puskesmas minimum sehari 50 siap, Pak Kadis (Kadinkes Jateng Yulianto Prabowo) siap, kecil gitu. ini tadi rumah sakit kita targetkan 200 siap, dan tadi sudah 143 padahal baru jam 12. Jadi artinya mencapai 200 tidak sulit meskipun ada yang tertunda, gak apa-apa nanti dikejar,” ujarnya.

Lebih lanjut, Ganjar mengatakan bahwa kesiapan dari nakes dan fasilitas kesehatan ini membutuhkan dukungan dari masyarakat sebab hingga kini vaksin sudah disebar oleh Kementerian Kesehatan hampir ke seluruh pelosok Indonesia.

“Hampir seluruh tempat pelosok-pelosok di indonesia sudah. Apa artinya, ini kita harapkan dukungan masyarakat terus kemudian profesionalitas kita dari yang melaksanakan sehingga bisa lebih cepat lebih tepat, dan kemudian membikin semangat baru,” katanya.

Kendati demikian, Ganjar berpesan kepada nakes yang telah divaksin untuk tetap menjaga protokol kesehatan agar perlindungan ganda berjalan baik yakni penerapan 3M dan vaksin.

“Sehingga nanti bisa kita harapkan kalau mencapai 70 persen total ‘herd immunity’, maka kita harapkan juga masyarakat percaya diri lagi untuk beraktivitas, tapi tetap harus masih dijaga protokol kesehatan sampai nanti,” ujarnya. (fid/ant)