Gara-gara Nyalakan Motor di dalam Rumah, Tiga Motor dan Satu Rumah Ludes Terbakar 

HANGUS : Terlihat sepeda motor di duga pemicu kebakaran dalam kondisi hangus di lahap si jago merah. FOTO : DWI SAMBODO/JATENG POS

JATENGPOS. CO. ID, SEMARANG -Hati-hati menyalakan motor di dalam rumah. Gara-gara menghidupkan sepeda motor di dalam rumah, diduga konslet hingga membakar satu rumah dan tiga sepeda motor yang ada.

Kebakaran ini terjadi di Jalan Merah Delima II 184 Sambiroto Tembalang. Musibah kebakaran pada Jumat (21/5) sekira pukul 09.30 WIB itu, kobaran api menghanguskan sebuah rumah yang dijadikan sebagai toko sembako online.

Dari pantauan JATENG POS dilokasi kebakaran, api sudah padam yang meninggalkan bekas kebakaran dan tidak merambat bangunan rumah lainya.

Meski api sudah padam, terlihat petugas Damkar masih berada di lokasi dan tengah melakukan pendingingan di seluruh lokasi kebakaran.

Joko Siswanto selaku Infokom Damkar Kota Semarang menerangkan, bahwa ia menerima laporan kebakaran tersebut pada pukul 09.30 WIB.

“Kami mendapatkan laporan dari warga dan tim Damkar langsung meluncur ke lokasi dari 5 pos dan 6 induk,” ujarnya.

Dijelaskan, rumah yang terbakar tersebut, milik warga bernama Mawardi. Ketika petugas datang, api sempat merembat ke rumah samping lokasi kebakaran.

Usai dilakukan pemadaman petugas Damkar yang dibantu warga setempat dan dilakukan pengecekan lokasi tidak ada korban jiwa hanya menimbulkan kerugian materi.

“Kami lakukan pencegahan dengan melakukan lokalisir dan pengecekan, untuk sementara kerugian materi sebesar Rp 500 juta,” tutup Joko Siswanto.

Selain membakar rumah dan isinya, terlihat ada 3 motor yang bermerek Mio G, Vespa Matic dan Scoopy sudah hangus dilahap si jago merah.

Di lokasi kebakaran, Gerry Andrean salah satu saksi yang juga bekerja di rumah tersebut mengatakan, kebakaran bermula dari pemilik rumah itu sedang memanaskan mesin motor di garasi.

“Usai memanaskan, mesin motor sempat dimatikan. Tak di duga, beberapa saat kemudiaan muncul kepulan asap di mesin sepeda motor. Kepulan asap tersebut, diketahui pertama oleh anak pemilik rumah. Sembari berlari ia berteriak ada asap. Saya hampiri ke belakang kok nggak ada ternyata di depan,”terangnya.

Lanjut Gerry, api kebakaran memanjang sampai gang di belakang dan emua bagian rumah juga terkena api.

“Saat hendak mendatangi ke titik api, anak pemilik rumah panik dan saya pun ikut panik antara mengejar anak itu ke luar rumah atau mendatangi titik api. Api pun semakin membesar disertai kepulan asap dan membakar bangunan rumah,” jelasnya.

Rumah yang juga dijadikan Toko sembako, seluruh isi (barang sembako) juga dilahap si jago merah secara perlahan.

Tak hanya itu, warga juga sempat menyelamatkan mobil pemilik rumah yang diparkirkan di rumah bagian belakang tepatnya di Pos Pompa milik warga.

Hingga aat ini kepolisian masih berada di lokasi untuk melakukan penyedikan penyebab utama terjadinya kebakaran yang sempat membuat panik warga di perumahan tersebut. (ucl/jan)