Gebyar Wisata Nusantara di Jakarta, Pemkot Semarang Tampilkan Tari dan Unggulan Pariwisata

SENI TARI: Delegasi seni tari sanggar Tirang Semarang, tengah foto bersama usai tampil pada evebt Gebyar Wisata Nusantara 2024. FOTO : DOK/JATENG POS

JATENGPOS. CO. ID, SEMARANG – Turut andil dalam helatan event ” Gebyar Wisata Nusantara 2024 “di Jakarta, menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kota Semarang dalam mempromosikan Industri pariwisata, khususnya bidang kulinari dan pentas seni budaya.

Dalam event berskala nasional yang dihelat selama tiga hari pada pekan lalu di Jakarta itu, tidak sekedar menyajikan perkembangan signifikan dari industri pariwisata dalam satu stand Pemkot Semarang.

Kegiatan yang di inisiasi oleh Disbudpar Kota Semarang ini, menampilkan pameran UMKM ekonomi kreatif dan pentas seni budaya dengan mengirim delegasi seni tari khas Semarang yakni (semarak warak, semarangan dan dugderan) dari sanggar Inar semarang.

Wing Winarso Kadisbudpar Kota Semarang mengatakan, event tersebut sebagai promosi produk pameran kuliner dan ekonomi kreatif dan UMKM unggulan Semarang.

“Keterlibatan pemkot Semarang pada event

yang di ikut 41stand wisata agro dan 39 stand pariwisata/ekonomi kreatif dari berbagai daerah Kabupaten dan kota se – Indonesia tersebut, adalah bagian dari komitmen untuk mempromosikan industri pariwisata yang tengan berkembang pesat di Kota Semarang,” ujar saat di temui JATENG POS di kantornya, Jumat (21/5).

Lanjut Wing, pada pameran pariwisata dan industri ekonomi kreatif serta mengenalkan seni dan budaya kota Semarang, juga digelar table top yang mempertemukan buyer dan saler.

“Tentunya kegiatan tersebut, tak sekedar menjadi ajang promosi saja. Namun dengan diimbangi konsep table top yang mempertemukan buyer dan saler industri pariwisata, kami harapkan ada nilai transaksi untuk mendongkrak angka kunjungan pariwisata di Kota Semarang,” terangnya.

Dalam event tersebut, delehasi seni tari yang menampilkan tiga kreasi tari khas Semarangan, mampu memukau pangung seni dan ribuan pengunjung Gebyar Wisata Nusantara 2024. (ucl/jan)