Google Earth Bantu Siswa Kenali Kondisi Lingkungan

Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) seringkali dianggap sebagai pembelajaran yang membosankan. Materi pembelajaran yang luas, memberikan kesulitan bagi siswa untuk menguasai seluruh materi ajar. Selain itu kurangnya variasi dalam media pembelajaran memberikan kesan bahwa pembelajaran IPS hanya berisi hapalan-hapalan saja, dan kurang kontekstual dengan keseharian siswa. Anggapan-anggapan negatif ini yang coba diubah oleh Guru IPS Kelas VII SMP Negeri 1 Weleri Kabupaten Kendal. Melalui kegiatan  yang interaktif, pembelajaran IPS diyakini dapat memberikan pengalaman yang menarik, sehingga motivasi belajar siswa akan meningkat.

Saat ini, pembelajaran harus berkembang lebih luas, dengan memanfaatkan berbagai teknologi yang tersedia. Terlebih lagi, di masa kini, siswa sudah banyak yang bisa mengakses gawai untuk berbagai hal. Tentunya, dalam pendidikan juga tidak boleh tertinggal dengan tren yang berkembang. Memanfaatkan penggunaan gawai sebagai media pembelajaran dapat mempermudah kegiatan belajar mengajar dan membantu siswa dalam memahami materi yang dipelajari. Selain itu, siswa akan mendapatkan pengalaman baru yang menarik, sehingga meningkatkan keterampilannya dalam memanfaatkan teknologi.

Penggunaan teknologi informasi dan komunikasi sebagai media pembelajaran memberikan pengalaman pembelajaran yang lebih menarik, efektif dan efesien. Media pembelajaran sebagaimana fungsinya yaitu dapat membangkitkan keinginan dan minat yang baru, membangkitkan motivasi dan rangsangan kegiatan belajar, dan bahkan membawa pengaruh-pengaruh psikologis terhadap siswa (Arsyad, 2011: 34).

Penggunaan teknologi informasi dan komunikasi sangat membantu, terutama bagi guru saat mengajarkan materi menganalisis hubungan antara kondisi geografis lingkungan sekitar tempat tinggal dengan karakteristik masyarakat dan cara beraktivitas. Saat ini sudah ada aplikasi yang dapat menunjang dalam pembelajaran tersebut, yaitu google earth. Aplikasi google earth adalah aplikasi yang memetakan sketsa kondisi geografis menggunakan satelit, sehingga penggunanya dapat mengakses berbagai tempat di seluruh dunia. Melalui fitur pencarian yang disediakan, pengguna dapat langsung menuju ke suatu lokasi tertentu berdasarkan detil pencarian yang diinginkan. Melalui tampilan yang nyata, siswa tidak lagi kesulitan dalam mengidentifikasi kondisi geografis dan kegiatan masyarakat di lingkungannya.

Guru mengawali pembelajaran dengan mengkondisikan siswa dengan gawai yang dimiliki dalam beberapa kelompok. Setiap kelompok akan mengakses lingkungan tempat tinggalnya melalui aplikasi google earth. Setiap siswa akan bertukar informasi terkait kondisi geografis sesuai letak absolut maupun relatif. Pemetaan ini juga memberikan pemahaman yang lebih luas terkait kondisi alam dan aktivitas masyarakat sekitar. Guru menggunakan pertanyaan pemantik terkait dengan dampak dari lokasi absolut dan relatif bagi kehidupan. Data yang terkumpul dari tiap kelompok kemudian didiskusikan kembali dengan kelompok lain untuk mendapatkan kesamaan informasi, mengingat letak tempat tinggal siswa berada di sekitar lingkungan sekolah.

Masih menggunakan media pembelajaran dengan mengakses gawai yang terhubung internet, siswa diarahkan guru untuk membaca artikel terkait kondisi relatif suatu tempat. Guru mengajukan pertanyaan esensial misalnya perbedaan kondisi lingkungan di perkotaan dan pedesaan, serta kelebihan dan kekurangannya. Kesimpulan dari jawaban yang ditemukan siswa, bisa digunakan guru untuk mengarahkan pemahaman tentang nilai ekonomi suatu wilayah tertentu, misalnya tentang harga tanah di suatu lokasi.

Guru kemudian dapat mengajukan suatu studi kasus dalam artikel yang memuat perbedaan nilai ekonomi suatu wilayah setelah terjadinya pembangunan dibandingkan dengan kondisi sebelumnya. Siswa dalam kelompoknya dapat berdiskusi untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhinya. Hasil pengolahan informasi dalam tiap kelompok, kemudian disajikan dalam bentuk laporan. Untuk memperkuat pemahaman yang diperoleh, siswa secara mandiri mengidentifikasi lokasi relatif dan absolut berdasarkan lokasi tempat tinggalnya.

 

 

Oleh: Wihatmini Islamiyah, S.Pd., MA.

Guru IPS SMP Negeri 1 Weleri Kabupaten Kendal