Grand Maerakaca Sambut Pembukaan Wisata

26
WISATA AIR: Miniatur laut Jawa Hutan Mangrove Grand Maerakaca bergeliat kembali, adanya kunjungan wisata meski masih pembatasan PPKM level 3.

JATENGPOS.CO.ID, SEMARANG – Penurunan level 4 menjadi level 3 dalam peraturan PPKM masa pandemi saat ini, menjadi angin segar untuk industri pariwisata dalam menjalankan roda bisnis yang tidak beroperasional hampir dua bulan sejak kebijakan PPKM Darurat diterapkan.

Salah satu tempat wisata lokal yakni, Grand Maerakaca Semarang, menyambut positif kebijakan dan peraturan yang memberi kelonggaran boleh dibukanya tempat wisata untuk umum (wisatawan). Titah Listyorini Direktur PT PRPP Jateng yang juga pengelola Grand Maerakaca, sebagai tempat wisata berkonsep family modern, mengaku, seperti mendapat angin segar atas kebijakan level 3 PPKM tersebut.

”Ya, tentunya kebijakan ini kami harap mampu mendongkrak tingkat kunjungan wisatawan. Meski belum maksimal, paling tidak ada geliat roda bisnis pariwisata yang kami jalankan,” tuturnya, kemarin.

Dijelaskan Titah Listyorini, jika kelonggaran yang diberikan pemerintah tersebut, Grand Maerakaca tetap menerapkan disiplin prokes dan membatasi angka kunjungan wisatawan. ”Kebijakan kelonggaran, dibukanya tempat wisata, sebesar 25 persen dari kapasitas 10.000 pengunjung. kami akan buka mulai pukul 7.00 pagi hingga 18.00 sore. Dan pengunjung wajib menunjukan bukti kartu sudah vaksin,” tegasnya. Resmi dibuka pada tanggal 21 Agustus 2021 lalu. Grand Maerakaca langsung disambut gembira oleh wisatawan khususnya segmen lokal. Terbukti sudah ada kunjungan wisatawan hingga 500 pengunjung.

”Selain disiplin prokes dan menerapkan pengunjung yang sudah divaksin saja yang boleh berkunjung. Untuk akses jalan menuju Grand Maerakaca juga lebih mudah dengan adanya jembatan baru di bawah Fly Over Bandara Ahmad Yani. Jadi pengunjung tidak lawan arus lagi, langsung bisa melewati jembatan menuju Grand Maerakaca,” terang Titah Listyorini.

Selain membuka semua wahana yang ada dan pusat kulinari di cafe Jembatan. Pengunjung yang datang juga diberi tanda masuk sudah vaksin dengan memakai gelang tanda masuk.

Grand Maerakaca yang menyuguhkan ragam wahana wisata keluarga berbasis konsep milenial diantaranya, puluhan anjungan kota dan kabupaten se-Jawa Tengah, Lumina wisata mini tiga Benua, wisata air, hutan mangrove, spot foto kekinian dan lainya, juga sudah mendapatkan sertivikasi CHSE dari kemenparekraf RI. (ucl/muz)