Beranda Travelling Hotel Guyub Media dalam Lomba Olah Menu Nasi Goreng

Guyub Media dalam Lomba Olah Menu Nasi Goreng

lomba masak media dafam semarang

35
ANTUSIAS : Sebagain peserta terlihat bersemangat mengukuti lomba masak media, sebagai rangkain event HUT ke – 9 Hotel Dafam Semarang. Foto : DWI SAMBODO/JATENG POS.
ANTUSIAS : Sebagain peserta terlihat bersemangat mengukuti lomba masak media, sebagai rangkain event HUT ke – 9 Hotel Dafam Semarang. Foto : DWI SAMBODO/JATENG POS.

JATENGPOS.CO.ID, SEMARANG – Sebanyak 12 peserta lomba masak media, yang dihelat Hotel Dafam Semarang berhasil menyelesaikan lomba dari sesi awal hingga akhir acara. Menu nasi goreng menjadi menu wajib lomba masak dalam serangkain HUT ke – 9 Hotel bintang tiga, salah satu terbaik tempat inap di Semarang tersebut, Kamis (7/11).

Meriah dan penuh gelak tawa, lomba masak yang dikhususkan untuk awak media sebagai salah satu relasi perkembangan dan kemajuan Hotel Dafam Semarang itu, tak sekedar sebagai event biasa. Jalinan silahturahmi antar awak media bersama dafam Semarang, menjadi fokus kegiatan tersebut.

Tampil sebagai tiga terbaik dari seluruh peserta yakni, Fahmi Suara Merdeka, Dian Inews tv dan Aji Mahendra Jatengtoday, yang mendapat penilain dari tiga yakni, Chef Hilman (Chef Corporate Dafam Hotel Management), Ardian (GM Hotel Dafam Semarang), Uncle Bleu (perwakilan media), memberinya acungan jempol.

“Penilaian mulai dari cara masak, penampilan dan citarasa, semua memenuhi standart masak ala hotel berbintang, wajar jika ketiga peserta tersebut akhirnya unggul,” terang Ardian.

Ia bahkan memuji, seluruh nasi goreng buatan awak media, sudah layak jual. Baik citarasa maupun penampilannya semua menarik.
Sayangnya, hampir keseluruhan peserta lebih banyak bermain dengan bawang putih. Jarang di antara mereka yang mampu memunculkan citarasa khas dan unik dari nasgor yang dimasaknya.

“Semuanya enak dan layak dipasarkan. Sayangnya, semuanya main bawang putih. Selain Fahmi, belum ada yang berani bereksplorasi dengan bahan lain yang mampu memunculkan citarasa unik sebuah nasi goreng. Jadi semua nyaris seragam,” imbuh Uncle.

Chef Hilman menambahkan, Fahmi tahu benar cara memasak. Dari menyiapkan bahan, cara mengulek di cobek hingga pemilihan bumbu yang pas serta memasukkan sembilan unsur tambahan sesuai usia Dafam saat ini.

“Ini yang membuat berbeda. Nilainya unggul karena memang pinter masak ya, gak cuma jago motret dan liputan saja ternyata juga jago masak,” tukasnya disambung tawa seluruh wartawan yang hadir.

Di sisi lain, Ardian menambahkan bahwa lomba masak antar awak media ini digelar untuk meningkatkan komunikasi dan sinergi pihaknya dengan kalangan jurnalis. Komunikasi yang baik dengan media, dinilainya menjadi salah satu kunci kesuksesan sebuah corporate.

“Selain itu, kami juga akan menuju usia 9 tahun dimana lomba masak ini merupakan salah satu rangkaiannya. Kami juga menggelar bakti sosial serta tentunya puncak acara ultah di 18 Nopember,” tandasnya.

Ardian berharap, Dafam Hotel Semarang semakin mampu menjadi rujukan bagi turis maupun tamu yang datang ke Semarang. Karenanya, ultah merupakan momentum terbaik untuk meraih cita dan harapan tersebut. (ucl)