Beranda Nasional Hadiri Kongres Perempuan Jateng, Menteri Bintang Paparkan Lima Prioritas PPPA

Hadiri Kongres Perempuan Jateng, Menteri Bintang Paparkan Lima Prioritas PPPA

16
Suasana pembukaan Kongres Perempuan Jawa Tengah yang dihadiri Menteri Bintang Puspayoga.

JATENGPOS.CO.ID, SEMARANG – Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Bintang Puspayoga menghadiri Pembukaan Kongres Perempuan I Jawa Tengah di Semarang (25/11). Menteri Bintang menyampaikan lima prioritas pembangunan Kementrian PPPA lima tahun mendatang.

Menurutnya, sesuai arahan Presiden Republik Indonesia, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) telah menetapkan lima program prioritas PPPA 5 tahun ke depan. Pertama, memperkuat kewirausahaan perempuan. Kedua, peningkatan peran ibu dalam pendidikan anak. Ketiga, penurunan angka kekerasan perempuan dan anak. Keempat, penurunan pekerja anak. Kelima, pencegahan perkawinan anak.

Menteri Bintang mengatakan, dalam mewujudkan program prioritas tersebut, sejumlah tantangan yang dihadapi. Di antaranya, jumlah perempuan yang mengenyam pendidikan di tingkat perguruan tinggi lebih banyak dibanding laki-laki. Akan tetapi melihat angka partisipasi kerja, perempuan masih di bawah laki-laki. “Indeksnya adalah sekitar 5 dari 10 laki-laki,” ujarnya.

Meskipun demikian, ada hal yang membanggakan yaitu Indeks Pembangunan Gender tahun demi tahun meningkat, mencapai 90,99 tahun 2019. Begitupula dengan Indeks Pemberdayaan Gender yang terlihat dari partisipasi perempuan di legislatif.

”Contohnya di DPR RI, keterwakilan perempuan sudah mencapai 20,87 %. Walaupun masih di bawah kuota 30 %, tapi peningkatan partisipasi perempuan di legislatif sudah mulai terlihat, semoga terus bertambah,” tambah Menteri Bintang.

Di hadapan 750 peserta kongres, Menteri Bintang mengajak kaum perempuan yang hadir untuk bersama-sama memikirkan strategi, mengembangkan model serta inovasi untuk memberdayakan perempuan dan melindungi anak.

“Meskipun negara sudah memberi perlindungan melalui perangkat hukum, ke depan kita masih harus bekerja keras untuk memperkuat strategi pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak. Harus bergerak cepat seperti arahan bapak presiden. Saya harap, rumusan kongres dapat menghasilkan inovasi dan solusi,” jelas Menteri Bintang. (rit)