Beranda Jateng Banyumas Hari Kedua Lebaran, Harga Daging Sapi di Pasar Manis Purwokerto Turun

Hari Kedua Lebaran, Harga Daging Sapi di Pasar Manis Purwokerto Turun

5
Umi Alifah saat membantu suaminya, Imam Mu'rofin berjualan daging sapi di Pasar Manis, Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Jumat (14/5/2021).

JATENGPOS.CO.ID, PURWOKERTO – Harga daging sapi di Pasar Manis, Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, pada hari kedua Lebaran 2021 mengalami penurunan meskipun masih tergolong tinggi.

“Hari ini harga daging sapi sebesar Rp150 ribu per kilogram atau turun dari H-1 Lebaran yang sempat mencapai Rp160 ribu/kg,” kata salah seorang pedagang daging sapi, Imam Mu’rofin didampingi istrinya Umi Alifah di Pasar Manis, Jumat.

Ia mengakui harga daging sapi sebesar Rp150 ribu/kg masih tergolong tinggi karena saat awal bulan Ramadhan masih normal, yakni sebesar Rp120 ribu/kg.

Akan tetapi saat menjelang lebaran, kata dia, harga daging sapi beranjak naik menjadi Rp140 ribu/kg, kemudian Rp150 ribu/kg, dan tertinggi Rp160 ribu/kg pada H-1 Lebaran.

Kendati pedagang daging sapi lainnya belum berjualan pada hari kedua Lebaran 2021, dia mengaku tidak memanfaatkan momentum tersebut untuk mengambil keuntungan yang lebih besar.

“Kami menaikkan harga itu tergantung dari jagalnya (agen penjual daging hewan, red.). Kalau harga daging dari jagalnya naik, ya kami naikkan harganya,” katanya.

Menurut dia, konsumen tidak mempermasalahkan harga daging sapi yang masih tergolong tinggi tersebut karena di daerah lain juga masih tinggi.

“Bahkan tadi ada konsumen yang bilang kalau di Pasar Wage Purwokerto masih mencapai Rp170 ribu/kg,” katanya menambahkan.

Lebih lanjut, Imam mengatakan daya beli masyarakat terhadap daging sapi pada Lebaran 2021 mengalami peningkatan jika dibandingkan saat Lebaran 2020.

Menurut dia, hal itu terlihat dari volume penjualan dalam satu pekan terakhir sebelum Lebaran 2021 rata-rata lebih dari 50 kg/hari, sedangkan saat Lebaran 2020 rata-rata kurang dari 50 kg/hari.

“Padahal, harga daging sapi pada H-1 Lebaran 2020 sama seperti H-1 Lebaran 2021, yakni sebesar Rp160 ribu/kg, namun penjualannya agak lesu. Mungkin karena saat ini masih awal-awal pandemi COVID-19,” katanya.

Ia mengharapkan pandemi COVID-19 dapat segera berakhir, sehingga perekonomian dapat kembali pulih dan daya beli masyarakat kembali meningkat.

Selain pedagang daging sapi dan kambing, pedagang sayuran maupun kebutuhan masyarakat lainnya di Pasar Manis masih banyak yang belum berjualan pada hari kedua Lebaran.

Bahkan di los daging ayam, belum satu pun pedagang yang membuka lapak dagangannya. (fid/ant)